GSKI Hadir, Untuk Mendukung Program PJ Bupati Tanimbar.

KBRN, Saumlaki: Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) Cabang Tanimbar bakal mendukung Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Daniel Indey untuk mensukseskan 7 program prioritas, yang salah satunya adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang DPC Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) Peliphus Masela usai melakukan audence dengan Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar diruang rapat Lt. 3 Kantor Bupati Rabu, (10/8/2022)

” Audence hari ini adalah untuk yang pertama kalinya, dengan majsud memperkenalkan kehadiran GSKI di Tanimbar, di mana organisasi ini terbentuk sejak tahun 1966, namun sempat mengalami kemandegan dan kemudian baru di tahun 2017 tepatnya di Surabaya, dilakukan konferensi luar biasa untuk mengaktifkan kembali GSKI yang dipelopori oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia GAMKI,” Jelasnya.

Dia juga memperkenalkan pengurus serta beberapa pokok pikiran yang kami sampaikan berkenan dengan visi misi Pak Penjabat Bupati khususnya ialah peningkatan sumber daya manusia di kepulauan Tanimbar.

“Ini kan organisasi gerakan yang memiliki komitmen untuk mendukung pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa dengan melakukan beberapa terobosan antara lain membuat gerakan-gerakan untuk siswa PAUD SD SMP SMA Indonesia dengan cara membuka lomba yang dimaksudkan untuk memotivasi mereka. Jenis lomba yang pertama ialah mewarnai untuk Kelas PAUD untuk SD, SMP melukis dan SMA/SMK lomba pidato” Katanya mantap.

Menjawab permintaan Pj Bupati soal kerjasama mencerdaskan anak bangsa, Ketua DPC GKSI mengatakan bahwa pihkanya akan mencari data tambahan untuk menindaklanjuti permintaan Pj Bupati.

”Bahwa telah diinformasikan oleh Pa Penjabat bahwa beberapa pekan kemarin, ada siswa yang lulus tapi belum bisa membaca sehingga akan kami coba melakukan terobosan ke bawah dengan mencari input terkait mereka yang sudah beralih ke jenjang berikutnya tapi belum bisa baca. Dan ini yang akan kita optimalisasi dengan melakukan literasi tapi juga regenerasi karena literasi dan regenerasi itu sangat penting untuk pengembangan mutu peserta didik, baik dari tingkat bawah sampai ke tingkat atas. Imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar