Tiga Jenjang Pendidikan PAUD Terpadu Ebenhaezer Dibina 7 Guru

KBRN, Saumlaki: PLH Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ebenhaezer Saumlaki, Rahel D. Luturmas, SE menuturkan, pembelajaran yang telah terlaksana di tahun ajaran baru sudah berlangsung, dan 7 tenaga pendidik telah aktif untuk menerapkan setiap materi pembelajaran bagi siswa yang terdiri dari kelompok bermain, dan TK A dan B yang selama ini dibimbing dalam memicu tingkat pengetahuan siswa.

“Kalau mengenai pembinaan bakat dan kemampuan siswa, kami pada hari jumat mengadakan audisi bagi anak - anak kami, dalam hal ini menyangkut tarik suara, menggambar dan mewarnai, juga memacu siswa untuk paham terhadap penggunaan alat musik “ ujar Luturmas.

Perangkat penunjang aktivitas bejalar bagi para peserta didik di Paud Terpadu Ebenhaezer juga memiliki taman baca, ruang rekreasi yang dilengkapi ornamen yang dapat menghibur anak, dari tingkat kejenuhan saat belajar, masing - masing ayunan, kolam bola, aneka ragam gambar, jenis huruf maupun angka yang dibutuhkan untuk membekali siswa pada saat belajar bersama, beber Luturmas.

Ditandaskan Luturmas, banyak kompetisi yang sudah diikuti anak - anak dengan perolehan prestasi dalam bentuk pemberian piala dan penghargaan bagi siswa yang berprestasi, dalam mata lomba menari, bernyanyi antar sekolah sesuai jenjang pendidikan masing - masing serta usia sesuai syarat - syarat yang ditentukan oleh panitia pelaksana, sehingga ini menjadi kebanggan tersendiri.

Siswa baru yang telah mengikuti kegiatan belajar di tahun ini, jumlahnya 58 siswa, sementara kelas bermain jumlahnya 5 siswa, sedangkan kelas TK A kalkulasinya 16, TK B dengan kuotanya 43 siswa, dan terbagi dalam 4 Rombel sesuai volume ruang belajar yang dimiliki sekolah yang dinaungi Yayasan Ebenhaezer tersebut.

Letak Sekolah yang berada pada akses jalan yang cukup ramai beroperasinya kendaraan, pihak sekolah juga tetap intensif menjaga keamanan siswa pada saat melaksanakan kegiatan belajar, untuk menghindari potensi kecelakaan lalulintas, dibarengi perhatian serius bagi siswa - siswi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar