Ana Yunus: Inovasi dan Kreatifitas Dapat Menghasilkan Oleh-Oleh Khas Suatu Daerah.

KBRN, Langgur: Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Nurjanah Yunus mengungkapkan, kerajinan tangan khas daerah Kei menjadi tujuan akhir para turis.

Untuk itu, ketersedian kerajinan tangan khas Kei yang dikemas dalam bentuk oleh-oleh bagi wisatawan domestik maupun mancanegara tersebut, menjadi salah satu perhatian serius Dinas Periwisata Malra.

“Selain destinasi, atraksi, tarian dan makanan olahan, hasil kerajinan tangan (oleh-oleh) menjadi tujuan para turis saat berkunjung ke kepulauan Kei khususnya di Malra,” kata Nurjanah Yunus di Langgur, Minggu (14/8/2022).

Menurutnya, ketersediaan kerajinan tangan memiliki peran penting dalam memperkenalkan kekhasan daerah Kei.

Untuk mendukung pelaku usaha terkait hal tersebut, pihaknya terus melakukan kampanye pariwisata melalui pelatihan-pelatihan tentang cara memproduksi oleh-oleh kerajinan tangan.

“Kerajinan tangan khas Kei ini juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Kerajinan tangan dimaksud, lanjut Kadis yang akrab disapa Ana Yunus ini, dihasilkan dari berbagai macam bahan termasuk didalamnya kerajinan tangan dari bahan sisik ikan.

Pelatihan-pelatihan tersebut telah dilakukan Dispar Malra beberapa waktu lalu yang melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku usaha pariwisata, hingga siswa dan mahasiswa dalam rangka mempersiapkan SDM pariwisata yang unggul dan profesional.

“Dalam bulan ini, Dispar Malra menggelar tiga pelatihan sekaligus dalam waktu yang berdekatan, yaitu pelatihan dasar SDM kepariwisataan bagi masyarakat, guru, dan pelajar.

Diakuinya, ketersediaan dan keberagaman oleh-oleh di Malra belum banyak. Bahkan belum ada oleh-oleh yang menjadi ikon pariwisata setempat.

Olehnya itu, Dispar akan membentuk kelompok binaan yang khusus memproduksi oleh-oleh.

Anggota kelompok ini berasal dari peserta yang ikut pelatihan-pelatihan, sehingga hasil produksi dari kelompok binaan akan dipasarkan di berbagai tempat misalnya galeri-galeri (outlet), termasuk Kantor Dekranasda Malra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar