Kualitas Pangan Diproteksi Lewat Pengawasan

KBRN,Saumlaki: Kepala Kantor Balai POM Kepulauan Tanimbar, Stepanus Sesa, S.H Kepada RRI, Jumat (19/8/2022) mengemukakan, secara garis besar, demi menjaga kualitas produk makanan yang dijual di pasaran, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan rutin di lapangan dengan wilayah kerja pada 2 kabupaten, yakni Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.

“Untuk memastikan bahan makanan yang dikonsumsi layak atau tidak, petugas kami membeli contoh dan diuji pada Laboratorium nilai kualitasnya, dan kami kirim ke beberapa tempat misalkan, di Ambon, Menado, Palu, Kendari, Sofifi dan juga dikirim ke Surabaya, dan Saumlaki masuk dalam Regional VI “ ungkap Sesa.

Lebih lanjut Kepala Kantor Balai POM juga menandaskan, kota - kota yang menjadi sasaran pengawasan diantaranya, kota Saumlaki, Larat, Selaru, Wermaktian Kisar dan Tepa termasuk lokasi - lokasi yang dianggap rawan terhadap peredaran dan distribusi barang yang tidak memenuhi syarat.

Dikatakan Sesa, apabila ditemukan tempat usaha yang menjual barang kadaluarsa, akan diberikan peringatan dengan membuat pernyataan sehingga tidak melakukan pelanggaran serupa, namun apabila peringatan itu tidak ditanggapi serius, langkah tegas yang diberikan dengan metode penindakan lewat proses hukum sesui prosedur yang berlaku.

Pengawasan terpadu selalu dilakukan dengan menggandeng instansi terkait terhadap penjualan produk kadaluarsa yang apabila ditemukan langsung dimusnahkan, selain itu, pada Balai POM Saumlaki masih belum memiliki Laboratorium defenitif, maka sampling yang diambil harus dikirim ke Ambon untuk meneliti produk kemasan maupun makanan olahan yang dikonsumsi masyarakat, ucap Sesa.

Sesa berharap, dukungan pemerintah terhadap ketersediaan fasilitasilitas yang memadai berupa Laboratorium untuk mendeteksi pangan olahan masyarakat dalam membentuk ketahanan pangan yang aman, berkualitas, bergizi demi mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di Bumi Duan Lolat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar