Unit Betlehem Dua Jemaat GPM Tual Tutup Kerja Majelis Roling.

KBRN, Tual : Sebagai orang-orang percaya kita harus bersyukur bahwa Tuhan masih memberikan nafas kehidupan sampai dengan hari ini, dan puji Tuhan kurang lebih sebulan lamanya oleh Program Majelis Jemaat GPM Tual, roling Penatua cukup satu bulan. Karena  Majelis Jemaat harus bisa menjangkau umat di 39 unit  pelayanan dalam satu tahun. Kalau Roling lamanya tiga bulan, dikhawatirkan pelayanan kepada umat tidak bisa terjangkau dalam setahun.

Hal tersebut disampaikan Majelis Roling Unit Betlehem 2 Jemaat GPM Kota Tual, Penatua Densi Laimeheriwa Ijanleba dalam acara Tutup Kerja sebagai Majelis Roling, Jumat 1/7/2022 di kompleks Sinar Pagi Rumah Keluarga Aris Oratmangun.

"Hari ini saya boleh mengakhiri tugas dan tanggung jawab saya di unit Betlehem Dua. Terima kasih atas kebersamaannya, atas diterimanya saya disini dari awal sampai sudah berakhir ini, dalam kebersamaan, dalam pelayanan kita maju bersama dengan penuh sukacita. Termasuk momen yang paling penting adalah mengunjungi umat dari rumah ke rumah saat melaksanakan kunjungan Pastoralia" tegas Laimeheriwa dengan penuh semangat.

Kepada RRI, Laimeheriwa menegaskan bahwa sepanjang pelayanan di unit Betlehem Dua masih banyak kekurangan, dan masih banyak umat yang belum sempat dikunjungi, tetapi tanggungjawab pelayanan terus dilanjutkan ditempat mana kita ditugaskan.

Sementara itu Ketua Unit Betlehem 2 Nicky Bunga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelayanan yang diberikan oleh Penatua Roling Ibu Densi Laimeheriwa selama sebulan di Unit Betlehem Dua. Tidak ada  apa-apa yang bisa diberikan sebagai imbalan, hanya ucapan terima kasih mewakili seluruh warga unit untuk kebersamaan yang terjalin, disertai doa kiranya Tuhan Yesus kepala gereja memberkati pelayanan kedepannya. 

Acara tutup kerja tersebut diawali dengan Kebaktian dipimpin langsung Majelis Roling, diwarnai dengan persembahan pujian Solois Ibu Nety Metuduan, dan diakhiri jabat tangan bersama. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar