Anggaran Habis Pekerjaan Tertunggak.

KBRN, Saumlaki: Putra Asal Desa Kamatubun, Nik Besitimur, Rabu (29/6/2022) mengaku, Proyek Peningkatan Jalan Seira-Ngurangar di Kecamatan Wermakatian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku, tak kunjung selesai dikerjakan. Proyek miliaran rupiah tersebut dianggarkan dua kali dalam APBD, yaitu pada Tahun Anggaran 2018 dan 2019.

Dikatakan Nik Besitimur Pada tahun 2018 proyek ini dianggarkan sebesar Rp.4.000.000.000 dan dimenangkan oleh PT. Rikon Jaya Karya dengan alamat Jln Pendidikan, Malaingkedi Sorong Timur, Kota Sorong. Namun setelah berakhir tahun anggara 2018 proyek ini tidak selesai.

Kemudian, pada APBD TA 2019 kembali dianggarkan untuk kedua kalinya dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp.82.000.000.000, di tahun 2019 proyek ini, proyek tersebut dimenangkan oleh PT. Surya Nusantara Selatan dengan alamat Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Namun, hingga berakhirnya tahun 2019, proyek ini juga tak kunjung selesai dikerjakan, tutur Besitimur.

“Kami lihat pekerjaan jalan Seira – Ngurangar tersebut baru dilakukan pekerjaan Lapisan Penetrasi Makadam (Lapen) sekira 2.200 meter, dan banyak masyarakat bertanya – tanya kapan jalan ini selesai, padahal dengan uang milyaran rupiah, jalan ini dibangun” tandas Besitimur.

Selain itu kata Besitimur, material lokal milik masyarakat setempat seperti batu dan pasir diduga belum dibayarkan. Salah satu warga setempat yang ditemui media mengatakan, material yang telah mereka kumpulkan dan digunakan untuk pembangunan jalan tersebut belum dibayarkan oleh kontraktor hingga saat ini. Dia berharap, pihak kontraktor segera membayar material tersebut demi menunjang kehidupan mereka sehari-hari.

Perkerjaan jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBD 2018-2019 itu semestinya telah selesai dikerjakan per 31 Desember 2019, akan tetapi masih saja tertunggak hingga saat ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar