Uskup Mgr Seno Ngutra, Lakukan Kunjungan Kanonik Pertama di Tujuh Wilayah Yang Ada Di Keuskupan Ambiona.

Uskup Diosis Amboina bersama tokoh agama.jpg

KBRN, Saumlaki: Yang Mulia Uskup Diosis Amboina Mgr Seno Ngutra, telah di tahbiskan pada tgl 23 april 2022 di gereja katedral ambon, menjadi sebuah kewajiban uskup, untuk meneguhkan iman umat, bahwa thabisan itu bukan menjadi milik satu orang, tetapi menjadi milik umat semua di keuskupan ambiona, karena itu uskup menjadwalkan secara umum berkunjung ke tujuh wilayah yang ada di keuskupan ambiona diantaranya wilayah kei kecil, kei besar, aru, tanimbar, seram-buru, kota ambon dan maluku utara. 

Dikatakan uskup dalam kunjungan kanonik baik di kei dan tanimbar, uskup mengikut sertakan tokoh agama, ketua mui provinsi maluku, tokoh agama dari agama budha, untuk sama-sama berjalan untuk memberikan contoh teladan bagaimana hidup toleransi antar umat beragama yang di mulai dari tingkat atas, hingga ke akar rumput.

Menurut jadwal, uskup dalam kunjungan kanoniknya di tanimbar selama tujuh hari sejak tgl 17-24 mei 2022, selain misa syukur di wilayah, uskup juga akan melaksanakan beberapa  agenda penting di antaranya, pemberian sakramen krisma di paroki alusi, pemberkatan rumah pastoran stasi sangliat dol di paroki arui dan paroki lauran, untuk pemberkatan monumen agama pertama  masuk di lauran, dan agenda safari biasa lainya. 

Setelah di thabiskan menjadi uskup pada keuskupan ambiona, Mgr Seno Ngutra mempunyai keinginan yang harus di lakukan oleh umat dan masyarakat pada maluku dan maluku utara, tentunya bapa uskup menginginkan hidup toleransi antar umat beragama, tidak hanya sebatas ide diskusi tetapi harus di wujudkan, maka bapa uskup menggagas dua agenda penting yakni, kunjungan kanonik dan kedepan para pimpinan agama, akan turun dan berjalan bersama-sama, dan setelah berada di salah satu wilayah (buru), maka setiap pimpinan agama mencari jemaatnya, dan untuk keseluruhan program harus melibatkan anak lintas agama, agar toleransi umat beragama tersebut  di mulai dari anak-anak, karena di situ  ada riang gembira, dan tidak bertanya agama apa yang di anutnya, dan ini merupakan program jangka panjang Yang Mulia Uskup Diosis Amboina, Mgr.Seno Ngutra, Pr.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar