277 Personil TNI/POLRI, Amankan Kunjungan Perdana Uskup Amboina di Tanimbar.

KBRN, Saumlaki: Sebanyak 277 personil Polres Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Kodim 1507 Saumlaki, dikerahkan untuk mengamankan kunjungan perdana  Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra, Pr, pasca dithabiskan pada 23 April kemarin di Katedral St. Fransiskus Xaverius Ambon. 

Pengakuan itu disampaikan Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya.

"Jumlah personil yang kita kerahkan, semuanya berjumlah 227 orang, terdiri dari Polres Kepulauan Tanimbar dan Kodim 1503 Saumlaki." Kata Kapolres.

Kunjungan  Uskup Baru Keuskupan Amboina di Bumi Duan Lolat, Selasa (17/5/2022) merupakan kunjungan kanonik pertama setelah ditabhiskan. Uskup Inno (sapaan akrabnya) disambut meriah oleh ribuan umat Katolik Kepulauan Tanimbar. Dibandara, Uskup Inno, disambut Bupati Petrus Fatllolon dan Istri Ny.Joice Fatlolon, serta Forkopimda serta para Tokoh Agama. Yang menarik dari kunjungan ini, Uskup mengandeng Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku dan Ketus Parisada Hindu Dharma Maluku. 

Usai acara penerimaan secara adat di pintu masuk bandara, Uskup bersama rombongan melakukan pawai keliling kota. 

Dalam lawatannya itu  Uskup Inno menyapa langsung umat sembari memberkati mereka, mulai Desa Tumbur hingga Desa Olilit Timur, dimana Uskup berkesempatan berdoa dan memberkati monumen pembabtisan pertama di Tanimbar pada tahun 1913. 

Uskup Inno, memimpin misa ekaristi bersama umat Katolik Tanimbar yang dipusatkan di Lapangan Mandriak, Desa Sifnana. Dalam homilinya, Uskup menjelaskan bahwa rasa syukur dirinya bukan kepada orang yang mendukungnya, tetapi karena diantara orang-orang itu ada yang tidak menyukai dirinya. Alasannya, karena justru kepada merekalah cinta dirinya sebagai gembala harus dilipat-gandakan kepada mereka. 

"Ketidaksukaan mereka itulah jadi tantangan bagi saya untuk bagaimana mengampuni, mencintai mereka tanpa batas. Itulah mengapa saya memilih motto thabisan saya "Duc Inn Altum" Bertolaklah ke Tempat yang Lebih Dalam. Disinilah saya mau ajak para imam dan umat, untuk mari sama-sama kita berjalan, kita kayuh perahu ini, perahu Keuskupan Amboina," ajak Uskup Inno.

Uskup juga mengajak umat dan para imam untuk lebih menyelami  tentang cinta kasih dan iman sebagai seorang Katolik. Dirinya pun menjelaskan alasan dirinya memilih gambar Hati Kudus Yesus, hal itu bertujuan untuk mengingatkan umat Katolik di Maluku bertumbuh dari para Misionaris MSC. Hal ini tidak boleh disangkal dan dilupakan. 

"Jangan menyangkal sejarah. Sudah tidak ada jamannya lagi bicara antara MSC dan Projo, tetapi bagaimana berjalan bersama untuk bangkitkan iman umat kita. Salib adalah kemenanagan. Panjangkanlah salib Kristus di Bumi Duan Lolat, agar setiap orang melihat ada pertobatan," pesannya mengakhiri homilinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar