Zero Miras, Semua Pelabuhan Laut di Ternate Diperketat

Direktur Samapta Polda Malut, Kombes (Pol) Sukron (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Instruksi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut), Irjen (Pol) Risyapudin Nursin untuk menekan angka kriminalitas dalam wilayah Kota Ternate khususnya dan Malut pada umumnya dengan meminimalisir peredaran Minuman Keras (Miras) langsung ditindaklanjuti.

Hal ini sebagaimana dilihat dari pengungkapan kasus peredaran miras baik baik cap tikus maupun minuman berlabel yang diamankan Direktrat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Malut di sejumlah Kabupaten dan Kota serta Direktorat Samapta (Ditsamapta) yang terfokus di wilayah Kota Ternate.

Direktur Samapta Polda Malut, Kombes (Pol) Sukron saat dikonfrimasi RRI, Kamis (19/5/2022) diruang kerjannya menyatakan, tidak akan pernah berhenti melakukan penyisiran untuk mengantisipasi peredaran miras di Kota Ternate khususnya dan Malut pada umumnya.

“Saya perintahkan anggota supaya terus melakukan penindakan jika ditemukan ada informasi peredaran miras,” katanya. 

Selain melakukan penyisiran di sejumlah tempat yang dicurigai sebagai lokasi transaksi miras Sukron menegaskan, pihaknya juga menutup semua jalur pintu masuk di Ternate terutama di pintu masuk pelabuhan.

Barang Bukti Miras Sat di Amankan Direktorat Samapta Polda Malut di Kota Ternate (Dok: RRI)

Penutupan ini kata dia, setiap kapal baik antar Provinsi maupun pulau akan dilakukan pemeriksaan secara ketat sehingga peredaran miras bisa diantisipasi.

“Pastinya semua pelabuhan kita upayakan supaya diperketat, artinya semua kapal yang masuk akan kita periksa barang bawahannya supaya bisa digagalkan sebelum diedarkan ke masyarakat,” tegasnya.

Langkah ini kata dia, selain ditingkat Polda juga dilakukan di seluruh Polres jajaran di Malut yang disampaikan kepada masing-masing Kasat Sabhara.

“Kasat Sabhara juga sudah kita sampaikan supaya lakukan pemusnahan jika ditemukan, dan ini sudah dilakukan, apalagi menjadi atensi pak Kapolda,” ucapnya.

Dengan upaya tersebut dirinya mengajak kepada seluruh elemen baik tokoh pemuda, agama dan adat serta unsur masyarakat agar bersama-sama membantu Kepolisian guna mengantisipasi peredaran miras yang menjadi penyebab utama segala permasalahan.

“Mari kita sama-sama berantas ini, karena kalau kita (Polisi) sendiri tentunya tidak bisa karena harus dibantu masyarakat,” pungkasnya. 

Sebelumnya, pada Rabu (18/5/2022) kemarin, Ditsamapta Polda Malut melalui Subditgasum yang dipimpin Iptu Zulkifli Machmud berhasil mengamankan 205 botol miras berlebel dengan rincian anggur merah sebanyak 52 botol, bir hitam 66 botol, bir kaleng putih 56 botol dan bir kaleng hitam 31 botol serta 1.006 botol miras jenis cap tikus yang dikemas dalam kantong plastik dan 4 jerigen ukuran 25 liter.

Selain mengamankan ribuan kantong dan botol miras di sejumlah kos-kosan berlokasi di lingkungan belakang Prima Photo, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Kota Ternate Tengah, anggota juga mengamankan 3 orang pemilik barang haram sementara tiga orang lainya berhasil kabur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar