Pemasok Miras Kelas Kakap di Ternate Diamankan, Polda Sita Ribuan Miras Berbagai Jenis

KBRN, Ternate: Ribuan minuman keras (Miras) berbagai jenis baik cap tikus, bir hingga anggur merah berhasil diamankan Direktorat Samapta Polda Maluku Utara (Malut).

Ratusan miras tradisional hingga bermerek tersebut, diamankan Ditsamapta Polda Malut melalui Subditgasum Ditsamapta Polda Malut yang dipimpin langsung oleh Iptu Zulkifli Machmud berlokasi di lingkungan belakang Prima Photo, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Kota Ternate Tengah, Rabu (18/5/2022).

Dari hasil razia tersebut, anggota berhasil mengamankan cap tikus, bir bintang kaleng, bir hitam kaleng, bir bintang botol dan anggur merah serta beberapa minuman racikan lain yang dikemas dalam jerigen berukuran 25 liter.

Selain mengamankan ratusan miras, anggota juga mengamankan dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) dan satu pemasok miras yang diketahui merupakan pemain lama peredaran miras dalam wilayah Kota Ternate.

Direktur Samapta Polda Malut, Kombes Pol Sukron melalui PS. Kanit II Suditgasum, Iptu Zulkifli Machmud mengatakan, miras berlebel yang diamankan tersebut sebanyak 205 botol dengan rincian anggur merah sebanyak 52 botol, bir hitam 66 botol, bir kaleng putih 56 botol dan bir kaleng hitam 31 hotel serta 1.006 botol miras jenis cap tikus yang dikemas dalam kantong plastik dan 4 jerigen ukuran 25 liter.

“Miras ini kita sita dilokasi yang sudah bisa menjadi lokasi transaksi dari tahun ke tahun,” ungkap Zulkifli.

Ribuan Miras saat Diamankan di Ditsamapta Polda Malut (Dok: RRI)

Mantan Kapolsek Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan ini juga menyatakan, miras tersebut diamankan pada enam orang pelaku dan 3 diantaranya sudah diamankan di Ditsamapta Polda Malut untuk dimintai keterangan.

“Satu orang laki-laki yang kita amankan ini adalah pemain lama dan merupakan pemasok sekaligus penjual miras di Kota Ternate atas nama Along,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan razia miras yang dilakukan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolda Malut, Irjen (Pol) Risyapudin Nursin untuk meminimalisir peredaran miras yang menjadi penyebab utama segala tindak pidana dalam wilayah Malut termasuk Kota Ternate.

“Langkah yang kita lakukan ini merupakan instruksi Kapolda, karena segala kejahatan yang terjadi penyebab utamanya adalah miras,” katanya.

Zul juga mengaku, dari keterangan sejumlah pelaku yang diamankan tersebut, miras ini dipasok dari Halmahera Barat dan Manado untuk diedarkan di Kota Ternate.

Cara penjualan para pelaku kata dia, juga mengikuti perkembangan jaman mulai dari melayani pelanggan di tempat hingga melayani sistem pengantaran di tempat melalui Handphone.

“Miras ini merek jual ada yang layani di tempat dan ada juga yang langsung antar jika pelanggan telepon,” tegasnya.

Atas mama Dirsabapta Polda Malut dirinya minta kepada para camat, lurah hingga RT dan RW untuk ikut melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing sehingga peredaran miras diwilayah Kota Ternate khususnya dan umumnya di Malut bisa diminimalisir.

“Kita (Polisi) tidak bisa bekerja sendiri jika tidak dibantu dari aparat Kelurahan termasuk masyarakat, makanya masyarakat kita imbau untuk melaporkan ke Kepolisian terdekat jika melihat, mendengar dan menemukan adanya transaksi miras dilingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar