Petakan Wilayah Rawan Jelang Nataru, Sejumlah Gereja Bakal Disterilisasi Polisi

Ilustrasi Pengamanan Polisi (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) mulai melakukan pemerataan kerawanan di 10 Kabupaten dan Kota jelang perayaan Natal dan tahun baru.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan saat dikonfirmasi RRI, Minggu (28/11/2021) mengatakan, pemetaan kerawanan di Malut dilakukan berdasarkan dengan perayaan natal dan tahun baru sebelumnya.

Selain berkaca pada perayaan natal dan pergantian tahun sebelumnya, Adip juga mengatakan, pemetaan wilayah juga dilihat dari situasi dan kamtibmas di masing-masing Kabupaten dan Kota yang terhitung mulai dari bulan Januari hingga November ini.

"Kita sudah melakukan pemetaan dan itu juga dilihat dari jumlah penduduk maupun tingkat kriminalitas yang terjadi diwilayah tersebut," jelasnya.

Meski begitu Adip menegaskan, untuk lebih memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara nasrani yang melakukan ibadah di gereja, Polda akan melakukan sterilisasi gereja terlebih dulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Sterilisasi gereja sebelum ibadah itu sudah merupakan SOP sebelum dilaksanakan kegiatan termasuk ibadah," katanya.

Sterilisasi gereja sebelum ibadah Adip menegaskan, akan dilakukan oleh unit Jibom satuan Brigade Mobil (Brimob).

"Kegiatan natal ini merupakan kegiatan kemanusiaan dan pengamanan diutamakan oleh lalulintas, tapi akan tetap mendapat dukungan dari unsur-unsur lain, ini dilakukan agar perayaan natal termasuk tahun baru berjalan sesuai dengan yang diinginkan," jelasnya.

Kepada masyarakat Adip menghimbau untuk tetap menjaga wilayah masing-masing, karena untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya menjadi tanggungjawab aparat keamanan termausk TNI-Polri tetapi juga menjadi tanggungjawab bersama.

"Tentunya protokol kesehatan juga tidak boleh diabaikan karena ini untuk menekan angka laju penularan Covid-19, makanya masyarakat yang belum vaksin agar segeralah untuk divaksin," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar