FOKUS: #VAKSIN COVID

Ratusan Penumpang Terjaring Razia Vaksin di 3 Pelabuhan 

KBRN, Ternate: Hari pertama pelaksanaan razia vaksin, Kepolisian Daerah Maluku Utara bersama TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP berhasil menjaring sebanyak 102 orang penumpang transportasi laut yang belum melaksanakan vaksin.

Hal ini di sampaikan Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id, Jumat (26/11/2021).

Juru bicara Polda Malut menyampaikan, pada hari pertama pelaksanaan razia ini Polda Malut bersama dengan Instansi terkait telah berhasil melaksanakan vaksin kepada masyarakat yang tiba dan berangkat menggunakan transportasi laut sebanyak 102 orang dengan rincian dosis vaksin pertama sebanyak 84 orang dan dosis ke-2 sebanyak 18 orang. 

102 orang yang terjaring tersebut menurut Adip, ada di 3 lokasi pelabuhan di Kota Ternate, dimana 35 orang di pelabuhan Semut Mangga Dua untuk dosis pertama sebanyak 29 orang dan dosis 2 sebanyak 6 orang, 10 orang ada di pelabuhan Dufa-Dufa untuk dosis pertama dan pelabuhan speed Kota Baru sebanyak 57 orang dengan rincian dosis pertama sebanyak 45 orang dan dosis 2 sebanyak 12 orang.

"Untuk di pelabuhan ferry akan dilaksanakan besok pada hari sabtu dikarenakan adanya keterbatasan tenaga kesehatan KKP," ungkapnya.

Baca juga: Mulai Besok, Vaksin Jadi Syarat Bepergian di Pelabuhan Ternate

Adip menjelaskan, kegiatan razia ini akan dilaksanakan sampai dengan tanggal 6 Desember 2021.

"Jadi bagi masyarakat yang hendak tiba dan berangkat menggunakan jasa transportasi laut terlebih dahulu sudah harus divaksin," akunya.

Dalam kegiatan ini petugas akan memeriksa sertifikat vaksin para penumpang, orang yang sudah vaksin bisa menunjukkan kartu vaksin atau bisa melalui Aplikasi PeduliLindungi kepada petugas.

Sementara, bagi penumpang yang belum divaksin akan langsung diarahkan ke petugas vaksin dan yang memiliki riwayat penyakit dapat dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa tidak bisa divaksinasi.

Kabid juga menegaskan bahwa, pelaksanaan Vaksinasi ini menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 61 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19. 

"Semoga saja dengan lebih gencarnya kita melakukan sosialisasi, masyarakat di Malut akan semakin menyadari bahwa vaksin tersebut penting untuk diri sendiri. Namun yang perlu kita ingat bersama bahwa meskipun telah mendapatkan vaksinasi, kita tetap menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus Covid-19," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar