Tak Ada Tilang Vaksin, Dirlantas: Pengendara Diminta Unduh Aplikasi PeduliLindungi dan Sertifikat Vaksin

Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol, B. Twedy Aditya Bennyahdi (Foto:RRI)

KBRN, Ternate: Selain mall dan titik kumpul masyarakat hingga wilayah perkantoran yang akan menerapkan aplikasi PeduliLindungi sesuai dengan instruksi Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, kini Polda Maluku Utara (Malut) melalui Direktorat Lalu-Lintas (Ditlantas) juga mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk semua pengendara baik roda dua maupun empat di jalan raya.

Setiap pengendara roda dua mau pun empat di Malut diminta untuk memiliki sertifikat vaksin yang dibuktikan melalui aplikasi PeduliLindungi saat pemeriksaan lalu lintas di jalanan," ungkap Direktur Lalu-Lintas (Ditlantas) Polda Malut, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi saat dikonfirmasi RRI, Selasa (7/9/2021).

Twedi juga bilang, ketika penertiban lalu lintas dan masih ditemukan pengendara belum memiliki aplikasi PeduliLindungi, bukan berarti ditindak berupa penilangan, akan tetapi diarahkan untuk mengunduh aplikasi tersebut.

"Selain kita menertibkan pelaksaan prokes, kita juga mengajak masyarakat mengunduh di telepon pintarnya, aplikasi PeduliLindungi, ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi. Jadi bukan seperti kita tilang, itu tidak ada" tegasnya.

Baca juga: Siap-Siap, Masuk Mall dan Lokasi Wisata di Malut Akan Divaksin Ditempat

Twedi juga menjelaskan dalam beberapa hari terakhir hingga saat ini, apa yang dilakukan Satlantas di wilayah jajaran dalam kegiatan lalu lintas di jalanan tak lain hanya menertipkan protokol kesehatan.

"Memang ada arahan, petunjuk dari Korlantas Polri supaya kami melaksanakan penertiban prokes dengan menghentikan kendaraan-kendaraan," akunya.

Olehnya itu pada saat penertiban prokes terhadap pengendara, diperiksa juga apakah telah memiliki sertifikat vaksin atau tidak. Bukan kartu vaksin."Jadi bentuknya sertifikat vaksin, bukan kartu vaksin," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00