3084 Kendaraan Dijaring Satlantas Ternate Selama 2021, Kasat: Jumlah Penindakan Meningkat

KBRN, Ternate: Kepolisian Resor (Polres) Ternate melalui Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) mencatat, jumlah kasus penindakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat di Kota Ternate periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2021, mengalami peningkatan dibandingkan dengan jumlah penindakan pada periode 1 Januari hingga 31 Agustus 2020 kemarin.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Ternate, AKP Setiaji Noor Atmojo saat dikonfrimasi RRI di ruang kernanya, Selasa (31/8/2021) menyatakan, untuk periode Januari hinggaakhir Agustus 2021 ini jumlah kendaraan yang ditindak sebanyak 3084 pelanggar. 

Sementara untuk penindakan periode Januari hingga akhir Agustus 2020 tahun kemarin, jumlah kendaraan yang ditindak sebanyak 2757 pelanggar.

“Jadi perbandingannya untuk tahun ini meningkat sebanyak 327 pelanggar,” ungkapnya.

Kasat menyebut, meski penindakan untuk tahun 2021 hingga Agustus meningkat, namun untuk jumlah teguran di tahun 2020 kemarin lebih banyak dari tahun ini dengan jumlah 293 pelanggar.

Kasat Lantas Polres Ternate, AKP Setiaji Nor Atmojo (Dok: RRI)

Kasat menyebut, jumlah kendaraan yang paling mendominasi dalam penindakan selama 2 tahun berturut-turut adalah pelanggaran kendaraan roda dua.

“Paling banyak motor yang ditindak,” tegasnya.

Menurutnya, dalam penindakan untuk kendaraan roda dua terfokus pada tiga pelanggaran baik pelanggaran tindak menggunakan helm, melawan arus lalu-lintas maupun menggunakan kenalpot racing.

“Pokonya pelanggaran kasat mata baik tindak menggunakan helm, kenalpot racing atau lawan arus akan kita tindak,” akunya.

Dia menyebut, jumlah penindakan tahun 2021 yang mengalami peningkatan dari tahun 2020 kemarin, dikarenankan di tahun 2020 pihaknya masih melakukan upaya peventif karena adanya adaptasi kebiasaan baru dalam situasi pandemi Covid-19.

“Kemarin di tahun 2021 itu karena masih adaptasi kebiasaan baru, makanya sesuai arahan dari Kakorlantas maupun Dirlantas adalah upaya sosialisasi, sementara tahun 2021 ini adalah penindakan,’ tegasnya lagi.

Dalam upaya penindakan pelanggaran lalu-lintas di jalan raya Setiaji juga bilang, pihaknya menggunakan system hunting atau patroli dan tindak menggunakan system stasioner seperti tahun-tahun lalu.

“Pada intinya kita patroli dan kalau dapat pelanggaran maka langsung ditindak, karena sekarang tidak lagi penindakan pakai papan di jalan” juranya.

Kepada masyarakat diwilayah Kota Ternate dirinya himbau untuk tetap mematuhi peraturan lalu-lintas di jalan raya karena upaya yang dilakukan tersebut semata untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas.

“Yang pasti kita minta supaya patuh, karena satu pelanggaran sekecil apapun bisa berakibat sampai pada kecelakaan lalu-lintas,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00