Lima Mobil Anggota DPRD Ternate Dikempiskan Ban, Ini Alasan Kasat Lantas

Ilustrasi Kempis Ban Mobil (Dok: Otosia.com)

KBRN, Ternate: Kepolisian Resor (Polres) Ternate melalui Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) mengambil tindakan tegas berupa mengempiskan ban mobil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Lima unit mobil yang di kempiskan ban tersebut dilakukan karena diduga melakukan parkir yang tidak sesuai dan mengganggu kenyamanan masyarakat saat mengikuti rapat di kantor Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Ternate di Jl. Cengkeh Afo, Kecamatan Ternate Tengah, Kamis (19/8/2021).

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada melalui Kasat Lantas AKP Setiaji Nor Atmojo saat dikonfirmasi RRI membenarkan adanya tindakan yang dilakukan anggotanya di lapangan.

Menurut Kasat, tindakan anggota di lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat ke Direktur Lalu-Lintas (Dirlantas) Polda Malut.

"Ada laporan masyarakat ke Pak Dir dan pak Dir sampaikan ke kami yang langsung direspon," ungkapnya.

Anggota Satlantas Ternate saat Mengempiskan Ban Anggota DPRD Ternate (Dok: Istimewa)

Karena menurut Setiaji, kendaraan roda empat milik wakil warkat tersebut terparkir di sisi badan kiri kanan yang tidak jauh dari lampu lalulintas (traffic light).

Kasat juga mengaku, langkah tegas yang diambil anggota tersebut sebelumnya telah disampaikan oleh petugas kepada pemilik kendaraan, hanya saja tidak digubris.

"Kita sudah sampaikan ke satu orang di gedung itu untuk panggil pemilik mobil, kita tunggu sekitar 30 menit tidak keluar-keluar akhirnya kita ambil tindakan berupa mengempiskan ban," tegasnya.

Langkah Kasat menegaskan, hanya untuk memberikan efek jerah kepada pengguna jalan agar tidak memarkir kendaraan yang dapat menggangu kenyamanan masyarakat.

"Syukur-syukur kami tidak tilang, ternyata saat keluar orangnya, katanya dia adalah anggota dewan," akunya.

Kepada seluruh masyarakat di Kota Ternate baik itu anggota dewan maupun lainya agar tidak melakukan parkir dilokasi yang bisa membuat kemacetan.

"Mau siapa dia, kalaupun melanggar lalu lintas kita tindak, apalagi yang bersangkutan adalah wakil rakyat kenapa malah menyusahkan rakyat," jelasnya mengakhiri.

Untuk itu dirinya juga minta jika ada melakukan kegiatan berupa apapun agar sekiranya dapat menghormati kepentingan umum.

"Penggunaan jalan juga berhak menggunakan jalan tersebut, jadi jangan semena-mena, jadi kalau mau parkir ya, silahkan parkir ditempatnya dan tidak di sisi kanan dan kiri jalan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00