Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Halbar Imbau Warga Tak Kampanye Hitam

KBRN, Jailolo: Tahapan Pemilihan Umum tahun 2024 secara Nasional telah dimulai sejak 14 Juni lalu.

Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Umum, ini mulai diawasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), salah satunya Bawaslu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Ketua Bawaslu Halbar, Alwi Ahmad mengatakan, dalam pengawasan tersebut, kampanye hitam menjadi fokus Bawaslu Halbar. Makanya pihaknya meminta kepada masyarakat sama-sama mengawasi kampanye hitam itu.

“Tidak dapat dipungkiri, media sosial  jadi sarana kampanye hitam, propaganda, ujaran kebencian, dan sebaran hoaks seputar Pemilu. Dimana saat menjelang pemilihan, baik Pileg, Pilkada maupun Pilpres selalu ada kampanye hitam, terutama postingan di medsos, " ujar Alwi.

Oleh karena itu, lanjut Alwi, bagaimanan cara meminimalisir kampanye hitam dimedia sosial itu, pentingnya Literasi digital agar masyarakat paham supaya bijak menggunakan media sosial.

“Tujuanya agar tidak merugikan antar sesama, maka menjelang Pemilu tidak menutup kemungkinan para pendukung calon tertentu membuat postingan yang menyerang calon lain bahkan menyebarkan berita Hoax, "katanya.

Kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Alwi menghimbau, tidak ikutan dalam Politik Praktis. Karena Dalam pemilihan tahun 2020 lalu, Bawaslu menemukan banyak ASN terlibat Politik Praktis, sehingga diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Bawaslu akan lebih intens awasi kampanye Hitam serta berikan  sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Kampanye Hitam,sekaligus  awasi ASN terlibat politik praktis,” imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar