LEMKARI Maluku Utara Laksanakan Ujian Kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu

Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan Jamaluddin Badar pada Pelaksanaan Ujian Kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu Lembaga Karate - Do Indonesia Provinsi Maluku Utara Tahun 2021 di LPMP Tidore (Foto : Humas Tikep)
Para Karateka yang mengikuti Ujian Kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu Lembaga Karate - Do Indonesia Provinsi Maluku Utara (Foto : Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Provinsi Maluku Utara melaksanakan Ujian Kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu dipusatkan di LPMP Maluku Utara di Tidore.

Pelaksanaan ujian tersebut dibuka Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Jamaluddin Badar

Ketika membuka ujian kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu Jamaludin Badar mengatakan, Karate merupakan olahraga yang membutuhkan kecepatan berfikir dan bertindak serta ketahanan fisik, perpaduan karakter ini menjadi modal utama bagi para karateka dalam tiap pertandingan, sehingga hal ini menjadi sangat menarik untuk para generasi muda yang masih memiliki semangat tinggi, sehingga stamina yang begitu besar dapat tersalurkan dengan positif melalui olahraga karate dan dapat terhindar dari kegiatan yang negatif atau membawa dampak yang tidak baik.

”Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi kepada LEMKARI Provinsi Maluku Utara yang telah menunjuk Tidore sebagai tuan rumah sekaligus memberikan kepercayaan kepada LEMKARI Kota Tidore Kepulauan sebagai panitia Pelaksana Ujian Kenaikkan Sabuk dan Penurunan Kyu kepada para karateka,” Ungkap Jamaludin Badar.

LEMKARI diminta untuk tetap eksis dalam menjalankan misinya untuk memasyarakatkan olahraga karate di Provinsi Maluku Utara secara umum dan di Kota Tidore Kepulauan secara khususnya, sekaligus membina generasi muda menjadi generasi yang tangguh dan disiplin.

Kepada stakeholder terkait diharapkan untuk ikut memperhatikan perkembangan atlet-atlet dalam mengembangkan bakat dan keahlian mereka dalam semua bidang olahraga karena perjuangan mereka juga bukan untuk diri sendiri tapi ikut membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi, sehingga perlu adanya dukungan dari semua pihak.

Mengakhiri sambutannya, Jamaludin juga menyampaikan selamat kepada para karateka yang akan mengkuti ujian kenaikkan sabuk dan penurunan kyu ini, "selamat menunjukkan teknik dan skill yang kalian miliki. Ingat bahwa kenaikkan sabuk ini bukan sebuah akhir namun sebuah tantangan untuk lebih bertanggungjawab untuk kedepannya." tegas Jamaludin

Ketua KONI Maluku Utara  H. Jafar Umar kepada RRI Senin (5/7/2021) mengatakan, rata-rata pembinaan LEMKARI ini masih pada usia dini karena prestasi itu tidak bisa lahir secara mendadak tetapi harus melalui suatu proses, karena itu diharapkan kepada pengurus INKAI dibawah Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Tidore agar sama-sama mendukung kegiatan ini sehingga segala kekurangan kalau diorganisir dengan baik pasti akan mencapai hasil yang maksimal.

”Saya menyampaikan selamat mengikuti ujian kenaikan sabut terutama para kelompok usia dini, meski masih anak-anak tetapi sudah memulai berproses menuju prestasi yang akan datang karena apa yang dilakukan hari ini adalah untuk masa depan,” tandasnya

Prestasi atlet kata H. Djafar Umar, bukan Hanya  untuk menciptakan prestasi saja namun membangun karakter, tentu diharapkan pada masa depan Forki mempunyai peran untuk mempersatukan perguruan-perguruan yang ada di Maluku Utara khususnya dan Kota Tidore pada umumnya.

Jika Perguruan tidak bersatu kita akan kesulitan untuk membentuk atlet yang handal untuk menghadapi event-event yang bertaraf nasional, tutup H. Djafar Umar.

Hadir pada Ujian Kenaikan Sabuk dan Penurunan Kyu Ketua Lemkari Kota Tidore Moghni Marasabessy, Ketua KONI Tidore, Kapolsek Tidore Utara dan Ketua Mejelis Sabuk Hitam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00