Merasa Sulit, Supir Angkot di Ternate Tolak Aplikasi Mypertamina

KBRN, Ternate: Sejumlah Supir angkutan umum di Kota Tarnate, Maluku Utara, akan diberlakukannya pembeliaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi.

Kebijakan Pemerintah yang berlaku pembelian BBM menggunakan aplikasi Mypertamina itu sudah mulai tanggal 1 Juli 2021 kemarin di lima Provinsi di Indonesia.

Mahmud salah satu sopir angkot menuturkan, rencana penerapan pembelian jenis BBM Pertalite dan Solar akan memudahkan mereka. Karena belum tentu semua sopir angkot punya Handphone. 

“Torang ini tara (Kita ini tidak ) ada Handphone Android, bagaimana torang mau pakai (kita mau pakai) My Pertamina,” keluhnya.

Untuk itu dirinya berharap kepada Pemerintah, agar jangan mempersulit mereka dengan hal-hal semacam ini.

“Jangan persulit, kan trang ini baku antre saja so susah (untuk mengantri bensin di SPBU saja susah), apalagi mau pake aplikasi,”tandasnya. 

Sekedar diketahui, di Kota Ternate sendiri belum menerapkan pembelian BBM menggunakan aplikasi Mypertamina. Karena uji coba pemberlakuan penjualan dengan MyPertamina ini dilakukan dalam rangkaian pemerintah untuk membatasi distribusi BBM bersubsidi.

pemerintah pusat baru melakukan uji coba di 11 wilayah di antaranya Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Yogyakarta yaitu Kota Bukit Tinggi, Kab. Agam, Kota Padang Panjang, Kab. Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Manado dan Kota Yogyakarta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar