Tari dan Musik Kolosal Siap Sukseskan Sail Tidore 2022

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yakub Husain saat menutup Workshop Tari dan Musik Kolosal dalam Rangka Persiapan Sail Tidore 2022 (Dok.Humas Tikep)
Para Peserta Workshop Tari dan Musik Kolosal dalam Rangka Persiapan Sail Tidore 2022 (Dok.Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Persiapan menghadapi Sail Tidore 2022 sudah mulai dilakukan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Workshop Tari dan Musik Kolosal yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Workshop Tari dan Musik Kolosal dalam Rangka Persiapan Sail Tidore 2022 ini berlangsung sejak tanggal 16 sampai 25 November 2021 dengan peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 150 orang penari dan 20 orang pemusik, Kegiatan ini bertempat di Pendopo Budaya Open Space Kelurahan Tomagoba Tidore.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Yakub Husain saat menutup kegiatan tersebut  menyampaikan terima kasih kepada Para Kurator Seni dari Instute Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang telah membagi ilmu dan bantuan untuk mempersiapkan Sail Tidore 2022. Harapannya, kegiatan seperti ini terus ada, agar dapat memberi dorongan dan semangat baru bagi generasi muda Tidore.

”Saya ucapkan terima kasih kepada Para Kurator Seni dari Instute Seni Indonesia, Surakarta, terutama kepada Bapak Eko Supriyanto dan tim yang selalu bersama kami di Tidore. Terima kasih atas ilmu dan bantuan untuk mempersiapkan Sail Tidore 2022, saya berharap agar kerjasama seperti ini terus ada bahkan menjadi sebuah ikatan kekeluargaan antara Pemerintah Kota Tidore dan para kurartor seni dari Institute Seni Indonesia di Surakata untuk memberi dorongan dan semangat baru bagi generasi muda di Tidore,” ungkap Yakub Husain.

Sementara itu Kurator Tari dari Institute Seni Indonesia Eko Supriyanto kepada RRI Jumat 26/11/2021) mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dan merasa bangga bisa berkunjung yang ke sekian kalinya di Tidore, di Kota Tidore Kepulauan ini ada bibit-bibit talenta pemusik dan penari yang luar biasa.

”Kami dari Institute Seni Indonesia hanya membantu membangkitkan kepercayaan diri para generasi muda Tidore, latihan menari tidak hanya sekedar latihan gerak, akan tetapi juga melatih disiplin dalam diri masing-masing penari, saya meyakini bahwa adik-adik sudah siap untuk pentas di perhelatan sail Tidore 2022 nanti,” Kata Eko Supriyanto.

Untuk keperluan Sail Tidore Tahun 2022 lanjut Eko Suprianto, tarian-tarian tradisi direposisi secara kontemporer, ada 7 ragam tarian tradisi yang dikembangkan, diantaranya: Tarian Kapita Putra, Kapita Putri, Salonde, Soya-Soya, Salai Jin, Dana-Dana dan Lalayon. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar