BAZNAS Kota Ternate Salurkan Insentif Untuk Imam dan Badan Syar’a Serta Guru Mengaji

Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya saat menyerahkan insentif triwulan ketiga kepada imam, badan syara
Penyerahan Santunan Kepada Ahli Waris peserta BPJS Ketenagakerjaan para imam yang meninggal dunia oleh Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya (Dok.BAZNAS Ternate)
Penandatanganan PKS antara BAZNAS Kota Ternate dan BPJS Ketenagakerjaan (Dok.BAZNAS Ternate)
Penyerahan Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan kepada BAZNAS Kota Ternate (Dok.BAZNAS Ternate)

KBRN, Ternate : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate untuk ketiga kalinya di dalam tahun 2021 melaksanakan penyaluran insentif triwulan ketiga bagi para imam, badan syar’a Masjid dan Mushallah serta guru mengaji.

Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah 2021 Miladiyah yang dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawwar Ternate dan dilakukan oleh Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya kepada 1.201 penerima sekaligus penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BAZNAS Kota Ternate dengan BPJS Ketenagakerjaan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Ternate Bidang Pengumpulan H. Barham H. Dayan kepada RRI Minggu (24/10/2021) mengatakan, insentif yang diserahkan BAZNAS Kota Ternate dilakukan setiap triwulan dan ini tekah memasuki triwulan ketiga juga sudah sudah menjadi program tetap yang diberikan kembali kepada para imam, badan syar’a Masjid dan Mushallah serta guru mengaji.

”Untuk insentif pada penyaluran triwulan ketiga ini diberikan kepada 142 orang imam, 676 orang badan sya’ra dan 383 guru mengaji dengan besar dana yang diberikan sejumlah 475 juta 450 ribu rupiah,” Ungkap H. Barham H. Dayan.

Dalam penyaluran insentif dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kata H. Barham H. Dayan, juga dilakukan PKS antara BAZNAS dengan BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan tindaklanjut dari PKS di tingkat Pusat dengan BAZNAS. Dengan PKS ini semua imam dan wakil Imam didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka nantinya akan mendapat asuransi.

Untuk pembayaran iuran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan diambil dari insentif para Imam dan Wakil Imam setiap triwulan sebesar 50 ribu rupiah dan disetor langsung ke BPJS Ketenagakerjaan.

Pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan penyerahan insentif triwulan ketiga tersebut juga diisi dengan hikmah Maulid yang disampaikan oleh H. Mahmud Zulkiram H. Chairuddin serta penyerahan asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada 6 orang ahli waris imam yang meninggal dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00