STQ Sofifi, 'Magnet' Ngais Rezeki Penjual Balon Dari Bogor

KBRN, Sofifi ; Ibarat peribahasa 'ada gula ada semut'. Begitulah geliat dinamika masyarakat sejak STQ Nasional XXVI digelar di Sofifi Maluku Utara. Sebagian masyarakat memanfaatkan keramaian dengan menggelar berbagai jenis dagangan.

Mereka tidak hanya datang dari Sofifi atau Ternate, tapi juga di luar Maluku Utara. Sosok penjual balon-balon hias,

Heru (24) dari Bogor Jawa Barat memanfaatkan keramaian pengunjung

Geliat UMKM di Arena STQ

dengan harapan bisa meraup rezeki dari hasil jualannya. Balon-Balon Hias yang ia jual Rp.25.000,- per satuannya.

Heru yang mengaku sulitnya mendapatkan pekerjaan formal, memaksanya untuk berjualan balon yang sudah ia lakukan sejak tiga bulan terakhir ini, hingga memberanikan diri adu nasib di Arena STQ Nasional. Sejak 14 Oktober lalu, ia kini masih bertahan di Sofifi karena jualannya cukup mendatangkan keuntungan.

"Tergantung, kadang 10 ya sempat juga terjual sampai 30 biji balon dari 65 balon yang dibawa. Hasilnya ya disetor, kan bukan modal sendiri. Dari situlah untungnya," kata Heru tanpa mau menyebut besaran keuntungannya, Selasa (19/10/2021).

Pemuda lajang itu mengaku akan terus

Heru dari Bogor Jabar

berjualan hingga STQ Nasional berakhir. Ia berharap semakin bisa meraup keuntungan, meski jualannya bukan modal sendiri tapi keuntungan yang diberikan pemilik modal, bagi dia, cukup disyukurinya. Ia juga berharap usai jualan di Sofifi bisa kembali pula pulang kampung di Bogor.

"Rencana kalau cukup ongkos  akan mudik dulu. Ya, kangen sama orang tua," kata Heru anak bungsu dari tiga bersaudara itu. (Gumilang)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00