Seorang IRT Ditemukan Meninggal Dunia di Hutan, Diduga Diterkam Ular

  • 10 Jun 2026 10:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Taliabu - Elizabet, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu ditemukan tak bernyawa oleh suaminya di hutan karena diduga diterkam seekor ular.

Neldi salah satu warga Desa Ratahaya dikonfirmasi menjelaskan peristiwa nahas terjadi sekira pukul 15.00 WIT, Elizabet (korban) pergi ke hutan untuk memindahkan sapi miliknya. Saat itu, suaminya bernama Beni sedang tertidur di rumah miliknya di Desa Ratahaya.

Saat bangun tidur, dia menanyakan kepada anak – anaknya, apakah ibunya sudah kembali atau belum. Jawab anaknya, bahwa ibunya belum pulang. Mendengar jawaban dari anaknya, Beni pun menyusul istrinya ke hutan.

Saat tiba di tempat diikat sapi miliknya Beni tak menemukan istrinya. Karena waktu sudah mulai gelap, Beni lalu kembali ke rumah untuk mengambil senter dan parang sekaligus mengajak anak - anaknya kemudian kembali lagi ke hutan dan mencari istrinya.

Saat tiba di tempat kejadian, Beni terlebih dahulu, menemukan payung milik istrinya, Ia kemudian memindahkan payung tersebut ke depan jalan raya. Setelah itu, dia kembali lagi ke hutan dan telah menemukan istrinya sudah tidak bernyawa karena diterkam Ular. Saat itu, posisi kepala istrinya masih melekat di mulut ular.

“Saat ketemu istrinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Om Beni langsung angkat badan ular dan menebasnya menggunakan parang, lalu ularnya langsung melepas kepala istrinya dari mulut,” ujar Naldi, Rabu 10 Juni 2026.

Ia menyatakan, tak lama kemudian, Beni menelpon dirinya meminta bantuan untuk menyampaikan kepada masyarakat setempat agar datang membantunya di TKP, setelah mendengar informasi itu, masyarakat setempat langsung bergegas menuju TKP untuk membatu mengevakuasi korban.

“Kami bersama masyarakat langsung menuju ke TKP, saat kami tiba di TKP, ularnya sudah mati dibunuh om Beni, Ibu Elizabet juga sudah meninggal dunia, jadi kami langsung bantu evakuasi korban ke rumahnya di Desa Ratahaya,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....