Selangkah, Ditreskrimsus Malut Tentukan Nasib Amin Drakel

Kasubdit V Ditreskrimsus Malut, Kompol Zainal A. (Istimewa)

KBRN, Ternate: Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) melalui Subdit Tindak Pidana Siber selangkah menentukan kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang diduga melibatkan Politisi PDI Perjuangan Amin Drakel.

“Kasus itu sudah naik penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Direktur Reserse Krimunal Khusus (Ditreskrimsus) melalui Kasubdit V, Kompol Zainal A Sjah saat dikonfirmasi RRI, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, dengan peningkatan kasus tersebut pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap terlapor, hanya saja karena ada tugas lain sebagai wakil rakyat maka yang bersangkutan sudah menyampaikan alasannya secara resmi ke penyidik.

“Dia (Amin-red) ada tugas sebagai anggota DPRD makanya dia sudah konfrimasi ke kita,” katanya.

Kantor Ditreskrimsus Polda Malut (Istimewa)

Meski begitu kata dia, pihaknya akan kembali mengagendakan pemanggilan terhadap yang bersangkutan dengan status sebagai saksi.

“Kita akan panggil dengan status saksi, dan kita sedang cari waktu yang tepat,”  tegasnya.

Bahkan kata dia, tim penyidik telah melayangkan beberapa pertanyaan kepada terlapor dalam kasus tersebut.

“Pertanyaan sudah mendahului, karena pimpinan kota juga menyampaikan agar kasus ini cepat diselesaikan,” jelasanya.

Zainal juga menyatakan, dalam penanganan kasus tersebut, selain melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, pihaknya juga telah memintai keterangan 3 ahli baik ahli bahasa, ITE dan ahli pidana.

“Ada 8 saksi yang diperiksa termasuk 3 saksi ahli, dan untuk status dia akan kita sampaikan setelah dilakukan pemeriksaan kemudian dilakukan gelar perkara untuk menentukan statusnya apakah jadi tersangka atau tidak” tegasnya lagi.

Hingga berita ini terpublish RRI.co.id, Amin Drakel belum menggubris pertanyaan reporter yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp maupun via telepon.

Untuk diketahui, Amin Drakel yang juga anggota DPRD Malut itu dilaporkan pada 9 April 2020 oleh Hi. Fayakun atas perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar