Kapolres Ungkap Motif Pembunuhan Sadis di Kepulauan Sula

Foto Ilustrasi (Dok: Antaranews)

KBRN, Sula: Terduga tersangka kasus pembunuhan terhadap istri, mertua dan ipar atas nama Gabriel Ola (35) akhirnya diringkus Kepolisian Resor (Polre) Kabupaten Kepulaun Sula (Kepsul).

Terduga tersangka ini diringkus di Desa Leko Kadai, Mangoli Barat, saat hendak keluar mencari makan, sekira pukul 20.50 Wit.

Kapolres Sula, AKBP Cahyo Widatmoko saat dikonfrimasi, Kamis (11/8/2022) menyatakan, motif pembunuhan terhadap tiga korban ini karena terduga tersangka tidak mendapat restu untuk mengajak istrinya keluar tinggal serumah bersama pelaku tersangka.

“Motifnya, dia (pelaku-Red) tidak dapat restu oleh mertua ketika mengajak istrinya keluar dari rumah mertua,” ungkapnya.

Cahyo bilang, alasan tidak diijinkan keluar oleh mertua ini karena terduga tersangka belum membayar uang adat senilai Rp25 juta.

“Alasan ibu mertua karena terduga tersangka  belum membayar uang adat sehingga belum bisa membawa istri dan anaknya untuk keluar tinggal serumah bersamanya,” katanya.

Karena tidak diizinkan keluar membawa istri dan anaknya lanjut Kapolres, terduga tersangka merasa emosi sehingga langsung menghabisi ketiga korban tersebut.

Kapolres juga menegaskan, alat berupa pisau mirip sangkur yang digunakan terduga tersangka untuk menghabisi 3 korban sudah didapat oleh penyidik setelah ditangkap dan dipaksa untuk menujukan barang bukti yang sempat dibuang terduga tersangka.

“Setelah dapat barang bukti, terduga tersangka langsung kita amankan di sel Polres Kepulaun Sula,” akunya.

Untuk sangkaan pasal terhadap terduga tersangka dalam kasus ini menurutnya, saat ini penyidik masih dirumuskan apakah masuk pada pembunuhan berencana ataukah pasal lain.

“Kalau pasal masih dirumuskan oleh penyidik, apakah itu masuk pembunuhan berencana ataukah bagaimana nanti akan dilihat lagi,” jelasnya.

Meski begitu Kapolres juga berjanji untuk jeratan pasal akan disampaikan ke publik jika terduga tersangka sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik.

“Nanti kalau sudah diperiksa baru kita sampaikan sangkaan pasalnya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, setelah membunuh keluarga korban, Rabu (10/8/2022) dini hari kamarin di rumah korban, terduga tersangka langsung melarikan diri.

Tiga korban yang dibunuh terduga tersangka masing-masing, Seiska Derek (54) mertua, Mareyke Lure (32) istri dan Cristian Johanes Lure (15) adik ipar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar