Coba Hambat Penyidikan Kasus Covid dan Vaksinasi, Kajari Ternate: Saya Tetapkan Jadi Tersangka

Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Abdullah (Dok: Ist)

KBRN, Ternate: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ternate, Abdullah secara tegas menyatakan sudah mencium adanya orang yang mencoba menghambat proses penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran Covid-19 dan vaksinasi yang saat ini tengah ditangani tim Pidana Khusus (Pidsus).

“Saya sudah mencium adanya orang-orang yang mencoba mengkondisikan agar penanganan kasus Covid dan Vaksinasi yang sedang kita tangani,” ungkap Abdullah saat dikonfrimasi via Handphone, Rabu (10/8/2022).

Abdullah menegaskan, saat ini pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama yang mencoba mengkondisikan agar keterangan dalam pemeriksaan saksi bisa lebih berarah seakan-akan tidak ada permasalahan.

“Saya tegaskan, jangan coba-coba, yang pasti nama-nama siapa yang mencoba mengkondisikan ini sudah saya terima,” tegasnya.

Dirinya juga memastikan, jika pengkondisian dalam kasus yang ditangani ini, masih dilakukan secara masif oleh orang-orang tertentu, maka pihaknya tidak segan-segan menetapkan sebagai tersangka dengan jeratan pasal turut serta atau membantu terjadinya suatu tindak pidana.

“Saya tidak main-main, kalau masih ada maka saya akan tetapkan sebagai tersangka, siapapun dia dan apapun jabatannya saya tidak perduli,” akunya

Menurutnya, pengkondisian yang dilakukan untuk menyulitkan penyidik dalam pengungkapan kasus ini semakin terlihat secara jelas.

“Saya tegaskan sekali lagi, kalau mau coba-coba menghambat atau law enforcement terhadap kinerja kita maka silahkan saja, karena kasus ini saya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Puskesmas dan sejumlah data sudah saya terima,” katanya tegas.

Kajari mengaku, pengkondisian sejumlah orang atas kasus ini sudah dilakukan sejak lama, namun pihaknya masih membiarkan dan terus memantau.

“Sudah lama, saya diam saja, tapi sekarang saya nyatakan jangan coba-coba, karena saya pastikan akan tindak tegas sampai pada penetapan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar