Proyek Jalan Wisata Wailanga di Takome Disorot Kejati Malut

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Proyek pekerjaan jalan wisata Wailanga, di Kelurahan Takome Kecamatan Kota Ternate Barat, Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai disorot Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

Proyek yang dikerjakan itu merupakan proyek yang dilanggarkan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp470.532.000.00- dengan jangka waktu 180 hari kalender yang dikerjakan CV Bintang Jaya Konstruksi sesuai nomor kontrak: 600/1521/DPUPR/KT/2022 tertanggal 8 Juni 2022.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Malut, melalui 

Kasipenkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfrimasi, Senin (8/8/2022) mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan pengaduan yang masuk.

"Kalau ada  laporan, maka kita akan tindak lanjut, tapi sampai sekarang belum ada laporan yang kita terima soal proyek tersebut," ungkap Richard.

Baca juga: Diduga Bermasalah, Akses Masuk Lokasi Wisata Wailanga Terancam Diboikot

Meski begitu Richard mengaku, masih akan proyek tersebut apakah ada indikasi yang tidak kita inginkan atau bermuara pada kerugian keuangan negara ataukah tidak.

“Sudah pasti akan kita lirik atau fokuskan kalau ada laporan,” akunya.

Bahkan menurutnya, dalam proyek tersebut pihaknya masih akan melihat posisi karena jangan sampai kasus tersebut bisa masuk padahal dikatakan tidak bisa dan bahkan sebaliknya dibilang bisa namun ada regulasi yang menyatakan bahwa itu bisa.

“Jadi kita lihat dulu posisi kasusnya, dan jika sudah lihat baru bisa kita katakan bisa tau tidak, apalagi kalau bermuara pada kerugian keuangan negara, saya pikir semua aparat penegak hukum pasti akan melakukan proses hukum untuk itu,” tegasnya.

Sementara itu terpisah, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Ternate, Rusmansyah saat dikonfirmasi menjelaskan, Dinas PUPR Kota Ternate saat ini ada dua proyek di Kelurahan Takome, yakni proyek jalan wisata dan jalan tani.

“Kita ada dua program satu jalan tani dan satu jalan wisata,”akunya.

Baca juga: Jalan Masuk Resort Oknum Pejabat di Ternate Dianggarkan APBD

Untuk jalan wisata di Wailanga menurutnya, rencananya dikerjakan hingga tembus ke wisata Jikomalamo dengan panjang kurang lebih 1 kilo, sementara anggaran yang diperkirakan senilai 6 miliar.

“Karena keterbatasan anggaran, kami masih kerjakan sepanjang 350 meter,”ucapnya.

Anggaran ini sudah diusulkan tahun 2021 kemarin, namun baru disahkan tahun 2022 dan sekarang sedang dikerjakan.

“Namun anggaran terbatas sehingga pekerjaannya masih sampai segitu, nanti di tahun 2023 baru diusulkan kembali,”cetusnya.

Rusmansyah menampik jika proyek jalan yang dikerjakan ini ada sangkut paut dengan resort milik oknum pejabat. 

“Tidak ada yang diprioritaskan karena lokasi pekerjaan memang kebutulan akses jalan lewat situ,”tegasnya.

Selain jalan wisata ini, Rusmansyah juga menyampaikan bahwa jalan tani yang juga menjadi program Dinas PUPR Kota Ternate sudah selesai dikerjakan oleh pihaknya.

“Untuk jalan tani di kelurahan Takome sudah selesai dikerjakan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar