Usut Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19, Kepala BPBD Diperiksa Kejari Ternate

Kalak BPBD Ternate, M. Ihsan Hamzah usai Menjalni Pemeriksaan di Kejari Ternate (Dok: Istimewa)

KBRN, Ternate: Setelah Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ternate, Nurbaity Radjabessy dimintai keterangan klarifikasi oleh tim penyelidik Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, kini mantan Sekretaris Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekaligus Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Ternate, M. Ihsan Hamzah dipanggil Kejari.

Panggilan sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kota Ternate tersebut, untuk menelusuri dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana Covid-19 di Pemkot Ternate tahun anggaran 2021.

Plt Kalak BPBD Ternate, M. Ihsan Hamzah usai dimintai keterangan oleh tim penyelidik Kejari Ternate kepada RRI dan sejumlah wartawan di kantor Kejari Ternate, Senin (23/5/2022) mengatakan, kehadirannya di Kejari Ternate untuk memenuhi panggilan.

Kalak BPBD Ternate, M. Ihsan Hamzah (Dok: Istimewa)

Menurutnya dalam kasus ini, pihaknya dicecarkan kurang lebih 7 pertanyaan seputaran besaran anggaran Covid-19 tahun 2021 kurang lebih Rp20 miliar dan pengelolaan anggaran.

“Jadi pemeriksaan tadi, kapasitas saya sebagai Plt Kalak di BPBD, tapi pertanyaannya banyak ke jabatan saya waktu sekretaris di BPBD Ternate,” ungkapnya.

Untuk penyaluran anggaran Covid-19 tahun 2021 menurutnya, pihaknya tidak bisa menyampaikan banyak hal karena tidak mengetahui sampai kesitu.

“Saya hanya mengetahui kalau memang ada anggaran dan pengelolaannya seperti itu, kalau terkait dengan penyaluran mungkin PPK yang lebih tau,” katanya.

Ketidak tahunan pengelolaan anggaran Covid-19 di tahun 2021 tersebut menurutnya, lantaran dirinya tidak terlibat banyak terkait dana Covid-19.

“Kalau banyak hal yang saya tidak bisa jelaskan karena menag saya tidak tau,” akunya.

Dirinya mengakui akan memenuhi panggilan jika keterangannya masih dibutuhkan tim penyelidik untuk mengungkap kasus tersebut.

“Pada prinsipnya saya siap, sebagai warga negara yang baik harus taat hukum,” tuturnya.

Hingga berita ini terpublis RRI.co.id, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Ternate, Aan Syaeful Anwar masih belum merespon upaya konfirmasi pemeriksaan terhadap Kalak BPBD Kota Ternate.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar