Oknum DPRD Lawan Polantas Kembali Ditetapkan Tersangka di Kasus Berbeda

Markas Kepolisian Daerah Maluku Utara (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) berinisial WZI kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut meski kasus dugaan melawan Polisi Lalulintas (Polantas) masih berjalan.

WZI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan yang terjadi pada 29 April 2021 bertempat di Kelurahan Mangga Dua Ternate Selatan.

Penetapan WZI sebagai tersangka ini dilakukan setelah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi baik dari saksi korban maupun terlapor dan 2 saksi ahli serta sudah melakukan penyitaan alat bukti dan melakukan penggeledahan dan diputuskan dalam gelar perkara yang dilakukan tim penyidik Ditreskimum.

Baca juga: Diduga Melawan Polantas, Oknum Anggota DPRD Maluku Utara Ditetapkan Tersangka

Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Adip Rojikan Rabu (27/10/2021) mengatakan, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilaksanakan di Ditreskrimum Polda Malut, terlapor WZI ditetapkan sebagai tersangka.

“Tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUHPidana , yang diduga dilakukan oleh terlapor WZI telah di lakukan gelar perkara penetapan tersangka dan dari hasil gelar perkara, WZI dialihkan status dari Terlapor menjadi Tersangka," ungkapnya.

Adip menjelaskan, menindaklanjuti hasil gelar perkara, penyidik Ditreskrimum Polda Malut akan mengirim surat pemberitahuan peralihan status kepada tersangka.

"Kemudian penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan menyerahkan tanggungjawab, barang bukti serta berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00