Soal Anggaran Penyebaran Informasi Covid-19, Kadinkes Malut Diperiksa Kejati

Kadis Kesehatan Maluku Utara, Idhar Sidi Umar (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Kasus dugaan tindak pidana korupsi penyebaran informasi Covid-19 senilai 1,2 miliar yang melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai dilakukan penyelidikan oleh tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

Untuk mengusut kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Malut, Idhar Sidi Umar mulai dipanggil tim penyelidik Kejati Malut untuk dilakukan klarifikasi.

Idhar yang mengenakan kemeja dinas tersebut, diperiksa sekitar 5 jam lamanya mulai dari pukul 11.00 WIT di ruang Pidana Khusus (Pidsus), Senin (4/10/2021).

Usai dimintai klarifikasi oleh tim penyelidik atas laporan tersebut, kepada wartawan Kadinkes Malut, Idhar Sidi Umar mengatakan, kehadirannya hanya untuk memberikan keterangan terkait dengan anggaran media yang melekat di Dinkes.

"Hanya diminati keterangan dari pansus saja soal anggaran media Covid-19 di Dinkes Malut," ungkap Idhar.

Idhar menyebut, anggaran yang saat ini ditangani Kejati tersebut tidak sepaket dengan anggaran media center Covid-19.

"Ini bukan yang di satgas tapi soal penyebaran informasi berupa baliho, lefleat, spanduk dan lain sebagainya," akunya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00