7 Oknum Polisi Bermasalah di Polda Malut Resmi Dipecat

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Risyapudin Nursin saat Memimpin Apel (Dok: Istimewa)

KBRN, Ternate: Sebanyak 7 oknum anggota Polri Polda Maluku Utara (Malut) diberikan sanksi Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Ketujuh oknum polisi yang diberikan sanksi PTDH tersebut merupakan oknum yang melakukan pelanggaran berat dan sudah diputuskan melalui sidang kode etik profesi kepolisian dan diumumkan oleh Kapolda Malut, Irjen Pol Risyapudin Nursin dalam apel, Senin (4/10/2021) pagi tadi.

Tujuh personel yang diberikan punishment PTDH tersebut masing-masing, Bripka Raniandini Yasa dari Kesatuan Yanma, Bharatu Septian Munawar Kesatuan Satbrimob, 2 Personel Polres Ternate, Brigpol Mochamad Cholid, dan Briptu Rahman Hartanto, 1 personel Polres Halbar, Bripda Muh. Taufan Madra, 1 Personel Polres Halteng, Briptu Abdul Taher Sepa, dan 1 Personel Polres Tidore Kepulauan, Brigpol Ridwan Anhar.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Risyapudin Nursin dalam apel pagi menegaskan, agar kedepan tidak ada lagi personel yang melakukan pelanggaran seperti disersi dan perbuatan tidak terpuji lainnya 

"Untuk itu saya tekankan kepada seluruh Kasatker agar melakukan pengawasan melekat kepada seluruh personelnya sehingga mereka merasa terus terawasi dan menghilangkan niat untuk berbuat pelanggaran" tegas Kapolda.

Ilustrasi Polisi di Malut (Dok: RRI)

Selain memberikan sanksi PTDH terhadap oknum polisi bermasalah, Kapolda juga memberikan memberikan penghargaan (Reward) kepada 37 personel Polda Malut atas dedikasinya dalam mendukung program vaksinasi Nasional

"Saya menyampaikan ucapkan terima kasih kepada seluruh pejabat utama dan seluruh staf Polda Malut atas dedikasi dan kedisiplinan serta kerja kerasnya dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan secara responsif, baik kegiatan yang berupa harkamtibmas, pencegahan penyebaran virus covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Malut," katanya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojikan saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, sanksi PTDH ini membuktikan bahwa Polri dalam hal ini Polda Malut tidak pandang bulu dalam menegakan hukum, baik itu anggota Polri maupun masyarakat apabila terbukti melakukan pelanggaran akan di tindak dengan tegas dan begitupun sebaliknya.

Adip juga bilang, 37 personel Polda yang di berikan penghargaan tersebut terdiri dari 3 Pemen, 2 Pama, 19 Bintara, 8 ASN Polri dan 5 PHL.

"Dari 37 personel ini, 5 personel diberikan reward atas dedikasi mendukung program vaksinasi Nasional dengan mengajak masyatakat dengan jumlah ratusan orang, sedangkan 28 personel diberikan reward atas dedikasinya sebagai tenaga vaksinator yang telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 31.368 orang dari bulan Februari sampai dengan September 2021, dan 4 personel diberikan reward dalam penanganan Covid-19 sebagai para medis di Wisma Atlet Jakarta," pungkasnya 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00