Curi Motor Majikan, Kris Diringkus Resmob Polsek Ternate Utara

Foto Ilustrasi Pencurian (Dok: Antaranews)

KBRN, Ternate: Kasus Dugaan pencucian dan penggelapan kembali diungkap tim Reserse Mobile (Resmob), Kepolisian Sektor (Polsek) Ternate Utara.

Kasus dengan terduga pelaku berinisial SS alias Kris tersebut ini diungkap setelah adanya laporan masyarakat masyarakat terkait dengan kehilangan kendaraan roda dua.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto saat dikonfrimasi RRI, Kamis (30/9/2021) menjelaskan, penangkapan terhadap terduga pelaku tersebut berdasarkan dengan pengaduan yang diterima anggota dari Elly Wisma selaku korban pada, Selasa (28/9/2021) kemarin.

Terduga Pelaku saat Diamankan Polisi (Dok: Istimewa)

Kapolsek bilang, korban Elly membuat pengaduan karena motor yang berada dalam kamar belakang rumah korban di Kelurahan, Akehuda Kecamatan, Ternate Utara hilang didalam rumah mereka yang ditempati oleh terduga pelaku dan istrinya.

"Laporan itu, kami tim Resmob Polsek Ternate Utara dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Jeremmy Theo dan Kanit Resmob, Aiptu Abang Kader langsung melakukan penyelidikan," akunya.

Menurut Kapolsek, setelah dilakukan interogasi terhadap RW alias Wati yang merupakan istri terduga pelaku, anggota langsung melakukan pengecekan disejumlah pangkalan ojek terutama pangkalan yang biasa ditempati pelaku.

"Pelaku baru berhasil diamankan pada pukul 17:30 WIT bertempat di sebuah warnet tepatnya berada di belakang asrama polisi Ternate," tegasnya.

Barang Bukti Motor Saat Diamankan Polisi (Dok: Istimewa)

Kapolsek juga menegaskan, dari hasil penyelidikan atas laporan tersebut, anggota berhasil mengamankan dua kendaraan bermotor dengan berbagai merek.

"Ada dua motor, yang satu merek Jupiter dan yang satunya merek Honda Beat," jelasnya.

Kapolsek juga menegaskan, saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ternate Utara untuk dilakukan pengembangan lanjutan.

"Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan pasal 362 Subsider pasal 372 KUHPidana tentang pencurian dan penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkasnya.

​​​​​

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00