Dilimpahkan ke Pengadilan, Kasus Dugaan Korupsi Kapal Nautika Siap Disidangkan

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Richard Sinaga (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) akhirnya melimpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan nautika kapal penangkap ikan dan alat simulasi untuk SMK kemaritiman pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Malut tahun anggaran 2019 ke pengadilan negeri (PN) Ternate.

baca juga: Positif Covid-19, 3 Tersangka Korupsi Kapal Nautika Dibantarkan Jaksa

Kasus dugaan korupsi dengan empat terdakwa masing-masing IY selaku Pengguna Anggaran (PA), ZH selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), RZ selaku Ketua Pokja Pemilihan I dan IR selaku Penyedia Jasa (Kontraktor) tersebut diduga merugikan keuangan negara berdasarkan perhitungan BPKP Provinsi Malut senilai Rp.4.735.886.614.

Baca juga: Rugikan Negara 4,7 Miliar, Empat Tersangka Korupsi Kapal Nautika Ditahan Kejati Malut

Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan berkas empat terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal nautika ke PN Ternate.

"Iya benar, kasus itu sudah dilimpahkan untuk disidangkan," ungkap Richard.

Richard bilang, proses pelimpahan terhadap para terdakwa dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan dengan memperhatikan protokol kesehatan. 

Baca juga: Ditahan Jaksa, Pengacara 2 Tersangka Korupsi Kapal Nautika "Tantang" Kejati di Pengadilan 

Richard dalam kesempatan tersebut juga menegaskan, dalam kasus tersebut, para terdakwa diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 Ayat 2 UU Nomor: 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dirubah dan ditambah dengan UU Nomor: 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP, subsider pasal 3 jo pasal 18 ayat 2 UU Nomor: 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang dirubah dan ditambah dengan UU Nomor: 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00