Janji Usut Tuntas Kasus Perkelahian, Polda: Pelaku Pemukulan Tak Ditolerir

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rojikan (Dok: Istimewa)

KBRN, Ternate: Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) memastikan akan mengusut tuntas kasus perkelahian yang diduga melibatkan oknum anggota polisi dengan masyarakat yang terjadi pada, Minggu (26/9/2021) dinihari.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rojikan saat dikonfirmasi RRI, Senin (27/9/2021) mengatakan, dalam kasus ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) maupun Bidang Propam (Bidpropam) terus melakukan penyelidikan baik kepada masyarakat maupun kepada oknum anggota Polri.

"Dalam kasus itu memang ada korban baik dari masyarakat maupun dari anggota Kepolisian yang saat ini ditangani oleh Dirreskrimum maupun di Propam," ungkap Adip.

Adip menegaskan, laporan yang ditangani di Ditreskimum adalah kasus yang dilaporkan oleh anggota Polisi yang menjadi korban dalam kejadian tersebut maupun korban masyarakat yang dilaporkan ke Propam dan Dirreskrimum.

"Kalau laporan masyarakat itu masuk di Propam dan Krimum, sementara anggota yang menjadi korban juga melaporkan ke Krimum dan sementara masih berjalan," katanya.

Sejumlah Korban Kasus Dugaan Penganiayaan Oknum Anggota Polisi (Dok: Istimewa)

Dalam kasus ini Kabid menegaskan, bahwa Polda Malut tetap berkomitmen siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut tentunya akan diproses secara hukum yang berlaku.

Saat ini menurut Adip, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan baik di Ditreskimum maupun di Propam Polda Malut.

"Pastinya kami tidak mentolerir siapapun dia, mau anggota atau tidak tetap kalau bersalah akan diproses," tegasnya.

Untuk diketahui, perkelahian tersebut bermula dari depan Jatiland Mall Ternate lantara ada pertengkaran dan berbuntut panjang sampai di depan pasar Gamalama, alhasil sejumlah warga atas nama, Rahmandani Hairudin (19), Buaiman Usemahu (19) dan Muhammad Syahi R. Hi Basri (20) serta Rusian Rahman (24) diduga menjadi korban setelah diamankan anggota Polisi dalam insiden tersebut.

Atas insiden itu, korban Rahmandani warga Kelurahan Soa, Kota Ternate, mengalami luka memar di wajah hingga harus mendapat 7 jahitan dan bahkan mengalami patah gigi dibagian atas, sementara tiga orang lainya juga mengalami kondisi serupa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00