Aksi Unjuk Rasa, Walikota Ternate Diminta Bersihkan Pungli di Pasar Higienis

KBRN, Ternate; Aliansi Suara Rakyat bersama Pedagang Pasar Higienis Ternate menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor Walikota Ternate, Rabu (22/9/2021).

Beberapa  pedagang mengaku merasa dirugikan akibat ulah oknum dari salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Ternate yang menjual lapak Rp.15 juta Rp.20 juta perunit. Selain itu terjadi pemalakan Rp.500 kepada beberapa Pedagang Asongan yang dijanjikan akan menerima lapak dan tempat jualan.

“Kami sebagai pedagang asongan

Unjuk Rasa

merasa diperas, belum lama ini saya masuk pertama Rp500, kemudian kami sebanyak 6 orang  diminta uang sebesar Rp.2 juta/orang. Kami dibujuk dan dijanjika dibangunkan tempat jualan," Ungkap Anto (bukan nama sebenarnya).

Menanggapi aksi unjuk rasa itu, Walikota Ternate Tauhid Soleman berjanji akan menindak tegas para oknum yang merugikan para pedagang itu. Karena dipandang telah meresahkan dan tidak manusiawi.

"Ibarat pohon, saya akan pangkas bukan cuma pohonnya tapi juga akarnya. Memang keadaan pasar seperti itu, sangat tidak manusiawi," janji Tauhid.

Walikota Ternate Tauhid Soleman Tanggapi Aksi Unjuk Rasa di Kantor Walikota Ternate

Menurut Tauhid, untuk menertibkan persoalan pasar sudah menjadi janjinya setelah ia dan Wakil Walikota Ternate resmi dilantik. Ia minta kepada para pedang atau masyarakat agar bersabar. Karena itu  ia minta waktu untuk menata pasar sehingga lebih baik dan rapih untuk kenyamanan konsumen. (Kartika/Saldan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00