Curi Uang Puluhan Juta Rupiah, Mantan Karyawan Toko Sembako Diringkus Polisi

KBRN, Ternate: Satu terduga tersangka kasus pencurian dan pemberatan di Toko Beras Putra yang terletak di Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Provinsi Maluku Utara (Malut) akhirnya diringkus Tim Reserse Mobile (Resmob) Macan Gamalama Kepolisian Resort (Polres) Ternate.

Terduga tersangka  yang merupakan warga asal Kota Manado Sulawesi Utara (Sulut) berinisial AP alias Anas (31) tersebut diringkus berdasarkan laporan polisi (LP) dari Sudirman alias Sudi, pemilik toko tersebut dengan nomor: LP/79/VII/2021/Malut tertanggal 25 Juli 2021.

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada dalam konfrance, Senin (26/7/2021) mengatakan, terduga tersangka AP diringkus di Kelurahan Mangga Dua pada Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 12.30 Wit.

"Kita tangkap yang bersangkutan tidak berselang lama setelah laporanya masuk di hari yang sama," ujarnya.

Aditya juga menjelaskan, sesuai keterangan terduga tersangka, dirinya melakukan pencurian dikarenakan tersangka sakit hati dengan korban yang merupakan pemilik toko.

“Awalnya tersangka merupakan salah satu karyawan di toko tersebut yang bekerja sejak tahun 2019 hingga 2021 dengan jabatan sebagai sales sekaligus penagih uang setoran dari konsumen,” tuturnya.

Namun berjalannya waktu, tersangka diberhentikan oleh pemilik toko karena tersangka sering menggelapkan uang setoran dari konsumen. Sehingga dari temuan itu tersangka langsung diberhentikan dari pekerjaannya di toko tersebut.

“Setelah tersangka diberhentikan, tersangka langsung melampiaskan niat buruknya untuk melakukan pencurian di toko bekas pekerjaannya, bahkan, tersangka lebih dulu datang ke depan toko pada Sabtu (24/7/2021) dengan modus memantau situasi toko," katanya.

Setelah tersangka memantau lokasi, tersangkapun langsung melakukan aksinya pada hari Minggu (24/7/2021), karena di waktu tersebut semua karyawan toko diliburkan sehingga tersangka langsung masuk ke toko untuk mencuri uang milik korban sebesar Rp.50.000.000 yang sudah disimpan dalam kamar korban.

Setelah mengambil uang di dalam kamar pemilik toko, tersangka bergegas keluar dan mengambil kembali uang sisa yang berada di meja kasir sebesar Rp.3.608.000. Setelah mengambil uang tersebut tersangka kembali mengambil lagi kamera CCTV toko dan bergegas pergi keluar dari toko.

“Total uang yang dicuri senilai Rp.53.600.080,” tegasnya

Dari hasil pengakuannya kata Aditya, tersangka membawa barang bukti tersebut ke tempat yang terpisah, dimana untuk kamera CCTV tersangka membawanya ke salah satu rumah yang berada di Kelurahan Jati Perumnas, sedangkan uang tunai hasil curian, tersangka meletakkan di bawah jembatan yang berada di Kelurahan Gambesi.

"Dia ini mencuri namun semua barang bukti ditaruh ke tempat yang berbeda dengan alasan disimpan," ungkap Kapolres.

Orang nomor satu di Polres Ternate juga menambahkan, setelah anggota menerima laporan atas kasus ini, anggota langsung melakukan penyelidikan dan meminta sejumlah saksi setelah menerima semua bukti yang kuat dan mengantongi identitas pelaku di waktu tersebut, anggota langsung melakukan penangkapan tersangka di kediamannya yang berada di Kelurahan Mangga Dua.

Dari hasil tangkapan tersangka, anggota juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, uang pecahan Rp.100.000 sebanyak 307 lembar, uang pecahan Rp.50.000 sebanyak 355 lembar, uang pecahan Rp.20.000 sebanyak 98 lembar, uang pecahan Rp.10.000 sebanyak 224 lembar, uang pecahan Rp.5.000 sebanyak 158 lembar, uang pecahan Rp.2.000 sebanyak 82 lembar, uang pecahan Rp.1.000 sebanyak 4 lembar, satu buah tas kresek warna ungu, satu telepon seluler dan satu buah kamera CCTV.

"Atas perbuatannya tersangka kita jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-5e KUHPidana dan atas perbuatan pencarian dengan pemberatan, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00