Hari Bakti Adyaksa, Pidsus Kejati Malut Nihil Rampas Uang Negara

Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Dok: RRI)

KBRN, Ternate: Penyelamatan kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) oleh Bidang Pidana Khusus (Pidsus) tahun ini masih nihil dibandingkan dengan penyelematan keuangan negara tahun sebelumnya dalam momentum Hari Bakti Adyaksa (HBA) ke-61 tahun 2021.

"Tahun ini dari bidang Pidsus belum ada kerugian negara yang diselamatkan," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi (Malut), Erryl Prima Putera Agoes dalam konferensi pers usai perayaan HBA Ke-61 tahun 2020 di Kejati Malut, Kamis (22/7/2021).

Kajati Malut, Erryl Prima Putera Agoes (kemeja hitam) dan Asisten Intelijen, Efrianto (kemeja putih) saat melakukan Konferensi Pers HBA ke-61 (Dok: RRI)

Erryl menyebut, yang ada di Pidsus saat ini masih belum bisa dikatakan sebagai penyelamatan kerugian negara, karena 150 juta dari kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal penangkap ikan (Nautika) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Malut merupakan uang titipan.

"Ada 150 juta di Pidsus tapi itu uang titipan bukan kerugian negara," jelasnya.

Kajati dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, penanganan kasus di bidang Pidsus boleh dibilang baik karena satu kasus bisa diselesaikan.

"Kasus pengadaan kapal sudah selesai, tinggal selangkah lagi dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00