Kejar Obsesi, Fandi Jalani Kuliah Nyambi Kerja Sambilan

Rifandi Yunus

KBRN, Ternate; Tidak semua orang berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi, namun saat duduk di bangku perkuliahan tak jarang pula gagal di perjalanan manakala tak terdukung dengan biaya pendidikannya.

"Impian tidak dapat terwujud dengan sendirinya, namun impian akan datang ketika kita berusaha untuk meraihnya". Pepatah ini, seakan memotivasi sosok seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Rifandi Yunus.

Mahasiswa yang akrab disapa Fandi itu, bertekad tak mau gagal dalam kuliah, meski menyadari perjuangan untuk meraih gelar kesarjanaannya tak sedikit harus menyiapkan biaya, sementara ekonomi keluarganya relatif pas-pasan.

Fandi yang mahasiswa semester 6 Prodi Teknik Sipil di UMMU, menjalani masa-masa perkuliahannya tak seperti mahasiswa lainnya. Ia selain mengikuti proses perkuliahan, separuh waktu di kesehariannya dia gunakan untuk mengais rezeki dengan menjadi pekerja suatu perusahaan periklanan di Ternate.

Ia mengakui, upah yang diterimanya dari jasa pemasangan reklame atau spanduk dan lainnya itu, ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk meringankan beban orang tuanya dalam penyediaan biaya perkuliahannya.

"Saya ini berasal dari keluarga sederhana, dimana kedua orang tua saya hanya bekerja sebagai petani, jadi saya bekerja paruh waktu untuk meringankan beban orang tua saya”. Tutur Fandi.

Ia menyadari baginya waktu sangat berharga, karena itu ia tak mau membuang waktu percuma. Di saat yang bersamaan kawan mahasiswa lainnya pulang kampung menikmati hari libur, Fandi justru menyibukan diri dengan bekerja. Seperti melakukan pemasangan spanduk atau iklan di berbagai titik Kota Ternate, atau pun di luar Ternate.

Prestasi bagi Fandi sepertinya memang bukanlah sebuah kebetulan. Begitu pun impian tidak akan pernah menjadi kenyataan tanpa kerja keras.  Bagi Fandi semua kerja kerasnya memang akan terasa berat tapi berat bukan berarti tidak mungkin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar