Produksi Ikan Maluku Utara Ikut Tunjang Ekspor Ikan Nasional Keluar Negeri

Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM Widodo Sumiyanto (Dok.RRI)

KBRN, Ternate : Provinsi Maluku utara sebagai daerah yang 75 persen merupakan laut memiliki potensi perikanan yang cukup besar, sehingga dapat ikut menunjang ekspor ikan Indonesia keluar negeri.

Pada tahun 2021 ekspor ikan Indonesia ke luar negeri tercatat sebanyak 1,3 juta ton termasuk didalamnya juga ikan bersal dari Provinsi Maluku Utara.

Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM Widodo Sumiyanto kepada RRI Selasa (26/4/2022) mengatakan pada ekspor ikan keluar negeri dari Ternate Maluku Utara menyumbangkan 4 persen dari hasil produksi ikan yang diekspor merupakan produk beku.

”Ikan yang diekspor dari Maluku Utara diantaranya ikan tuna, ikan tongkol dan ikan cakalang disamping ada juga lobster dan kepiting bakau,” ungkap Widodo Sumiyanto.

Saat ini untuk ekspor keluar negeri kata Widodo Sumiyanto setelah dilakukan pertemuan dengan pelaku usaha perikanan di Ternate sudah dapat dilakukan ekspor langsung dari Ternate, namun saat ini masih terkendala dengan infrastruktur kontainer yang dimiliki.

Untuk saat ini hanya ada container 20 fit, padahal untuk ekspor langsung harus menggunakan konteiner 40 fit, sehingga perlu ada dukungan dari berbagai pihak terkait agar dapat dilakukan ekport ikan langsung dari Ternate.

Kepada pemerintah maupun DPRD Kota Ternate hendaknya dapat menjadi perhatian dan kepedulian, sehingga potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan terutama dapat mendukung pembangan infrastruktur yang dapat menunjang ekspor ikan langsung dari Ternate, sekaligus dapat ikut meningkatan pendapatan daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar