Maret 2022, Nilai Impor Malut Meningkat 55 Persen

Ilustrasi kapal peti kemas. (Antaranews)

KBRN, Ternate: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara (Malut) mencatat nilai impor Malut pada Maret 2022 sebesar 272,46 juta US Dollar. Nilai ini mengalami peningkatan 55,00 persen dibanding Februari 2022 yang senilai 175,78 juta US Dollar.

Volume impor Maluku Utara pada Maret 2022 sebesar 288,72 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 51,05 persen dibanding Februari 2022 yang sebesar 191,14 ribu ton.

"Malut mengimpor 39 golongan barang dengan nilai impor terbesar pada golongan mesin-mesin/Pesawat Mekanik (HS 84) senilai 121,53 juta," jelas Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Aidil Adha.

BacaBPS: Ekspor Malut Bulan Maret 2022 Meningkat 60,52 Persen

"Barang impor Maluku Utara pada bulan Maret 2022 berasal dari Tiongkok, Australia, Jepang, dan Malaysia," sambung dia.

Dijelaskan, nilai impor Malut pada Januari-Maret 2022 adalah sebesar 602,85 juta US Dollar atau meningkat sebesar 318,70 persen dibandingkan dengan impor Januari-Maret 2021 yang senilai 143,98 juta US Dollar.

"Volume impor Maluku Utara Januari-Maret 2022 sebesar 636,42 ribu ton atau mengalami peningkatan sebesar 261,12 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2021," jelasnya.

Sementara Neraca perdagangan Malut pada bulan Januari sampai dengan Maret 2022mengalami surplus senilai 1.532,53 juta US Dollar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar