Tingkatkan Kualitas Produk Perikanan, Stasiun KIPM Ternate Lakukan Pengendalian Mutu

Pengawasan Pengujian Mutu (Dok.KIPM)
Pelaksanaan Pengujian Mutu (Dok.KIPM)

KBRN, Ternate : Sektor Perikanan dapat menjadi sumber energi dan devisa negara karena memiliki potensi yang luar biasa di samping hasil Perikanan juga mempunyai peranan yang penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian nasional. Potensi yang sangat luar biasa itu manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat dalam upaya mempercepat tercapai tujuan pembangunan nasional.

Untuk mewujudkan peranan tersebut, hasil perikanan Indonesia harus dapat mengikuti persyaratan yang dapat menjamin mutu dan keamanan yang diinginkan oleh konsumen sehingga dapat bersaing di pasar Internasional yang akhirnya akan menjaga kestabilan dan meningkatkan produksi serta proses pemasaran hasil perikanan.

Stasiun Karantina Ikan dan Pegujian Mutu (KIPM) Ternate memiliki tanggung jawab, tugas dan fungsi untuk melindungi sumberdaya perikanan seluruh wilayah negara kesatuan RI dari serangan hama dan penyakit ikan karantina dan melaksanakan pengendalian mutu serta keamanan hasil perikanan.

Kepala Stasiun KIPM Ternate Arsal kepada RRI Minggu (16/1/2022) mengatakan data lalu lintas domestik produk hasil perikanan dari wilayah Maluku Utara pada Tahun 2021 mencapai 11.352.236 kg dan 299.689 ekor, sedangkan ekspor mengalami peningkatan dari tahun 2020 yaitu 45.65% untuk komoditi non hidup dan 92.76% komoditi hidup.

”Dari data lalu lintas dapat disimpulkan bahwa Maluku Utara memiliki potensi strategis hasil perikanan sehingga kita harus dapat memberikan jaminan mutu dan keamanan produk tersebut dengan cara melakukan pengendalian dari sumber bahan baku (hulu) hingga ke proses distribusi (hilir) sehingga produk perikanan dari Maluku Utara memiliki daya saing dan dapat diterima di pasar internasional yang lebih luas,” ungkap Arsal.

Diketahui bersama dewasa ini masalah jaminan mutu dan keamanan pangan terus berkembang sesuai dengan tuntutan dan persyaratan konsumen serta dengan tingkat kehidupan dan kesejahteraan manusia. Oleh karena itu, pengendalian mutu harus di lakukan secara konsisten mulai dari sumber bahan baku.

Bahan baku yang berasal dari perikanan tangkap harus sudah tersertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik di Kapal (CPIB Kapal) dan bebas dari cemaran kimia, mikrobiologi dan fisik serta bebas dari resiko pemalsuan (food fraud). Sedangkan Bahan baku yang berasal dari tambak harus sudah tersertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) seperti benur yang sehat, bebas dari antibiotik dan pestisida serta pakan yang terdaftar. Khusus untuk Bahan Baku yang berasal dari Suplier maka wajib tersertifikasi Cara Penanganan Ikan Yang Baik di Pemasok (CPIBP) yang sudah menerapkan persyaratan prosedur operasi standar sanitasi dan cara penanganan/pengolahan ikan sesuai standar serta menerapkan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan

Selain pengendalian dari sumber Bahan Baku, Sistem Jaminan Mutu juga harus di terapkan pada proses pengolahan di Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) yang di dalamnya sudah terdapat prosedur Good manufacturing practise (GMP) dan standard sanitation operating procedure (SSOP) serta Traceability.

Stasiun KIPM Ternate berkomitmen untuk memberikan jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan dengan melakukan beberapa kegiatan Pengendalian seperti Monitoring Kesegaran Ikan, Sertifikasi CPIB Pemasok, Inspeksi dan Survailen terhadap UPI, Pengambilan dan Pengujian sampel hasil produksi pengolahan produk perikanan secara berkala, serta melakukan Evaluasi Ketelusuran sehingga Kualitas Produk Perikanan dari Wilayah Maluku Utara meningkat dan memiliki daya saing di pasar lokal maupun internasional.

Untuk mendukung proses pelaksanaan penerapan sistem jaminan mutu dan keamanan produk hasil perikanan kami memerlukan dukungan dari para pelaku usaha perikanan agar memahami pentingnya sebuah kualitas produk yang dihasilkan serta memiliki kesadaran untuk menjadikan ikan sebagai komoditi utama.

Kami sebagai quality assurance/penjamin mutu siap melakukan pendampingan kepada pelaku usaha perikanan dan bersinergi bersama stakeholder perikanan untuk memberikan jaminan sistem perkarantinaan ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan untuk peningkatan produktifitas perikanan baik di bidang budidaya maupun penangkapan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar