Penyebab Harga Minyak Goreng di Ternate Naik

Ilustrasi minyak goreng di pasar. Foto. Antaranews.

KBRN, Ternate: Harga minyak goreng di sejumlah pasar di Kota Ternate merangkak naik. Kenaikan diakui pedagang telah terjadi sejak dua bulan terakhir.

Berdasarkan pantauan RRI di Pasar Percontohan, Kelurahan Gamalama, harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp 20.000 per liter, sementara minyak goreng dalam kemasan di kisaran Rp 21.000 per liter.

"Minyak curah ukuran satu liter semula Rp 17.000 per liter, sekarang kita jual Rp 20.000, sedangkan minyak goreng dalam kemasan sebelumnya Rp18.000 sekarang dijual Rp 21.000 per liter. Harga dari agen naik jadi kita juga sesuaikan," ungkap Rasyid, pedagang di Pasar Percontohan Jumat, (26/11/2021).

Sementara, PT Kandari Mitra Pratama, agen minyak goreng kemasan yang beralamat di Jalan Boesorie, Kota Ternate saat dikonfirmasi mengatakan, mereka tak mengetahui sebab pasti kenaikan harga minyak goreng, namun pihak agen berujar, seturut kenaikan harga kopra, ikut berefek pada harga minyak goreng di pihak agen.

"Sejak dua bulan ini, minyak goreng sudah dua kali naik harga, stok dari pabrik pun terbatas," aku Roy, karyawan Toko Kandari.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, Hasyim Yusuf saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, minyak goreng secara nasional memang mengalami kenaikan. Dia berujar, hal ini juga ditengarai adanya permintaan pasar luar negeri sehingga berefek pada harga minyak goreng di daerah tak terkecuali di Kota Ternate.

"Kenaikan minyak goreng ini dari pusat, ini mungkin juga ada kaitannya dengan permintaan pasar luar negeri sehingga terjadi kenaikan, makanya ikut berpengaruh pada harga minyak goreng di daerah," tutup Hasyim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar