Tingkatkan Pengembangan Udang Vaname di Tikep Dilakukan Pelatihan Budidaya

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim saat membuka Pelatihan Manajemen Budidaya Udang Vaname di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Kecamata Tidore Timur (dok.Humas Tikep)
Suasana Pelatihan Manajemen Budidaya Udang Vaname di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Kecamata Tidore Timur (Dok.Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Untuk meningkatkan Budidaya Udang Vaname dilakukan Pelatihan Manajemen Budidaya Udang Vaname Dengan Sistem Bioflok Berbasis Masyarakat yang merupakan kerjasama pusat kajian Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan Pelatihan yang dibuka Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim tersebut berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Kelurahan Dowora Kecamata n Tidore Timur

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim pada kesempatan itu atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi kepada Ketua Pusat Kajian Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate bersama Tim yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Daerah melaksanakan kegiatan pelatihan ini

Dengan adanya kegiatan ini dapat membantu para peserta pelatihan untuk mengembangkan budidaya udang vaname dengan lebih baik,efektif dan efisien. Karena komoditas udang vaname mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan dan dibudidayakan, sehingga di Tidore sendiri Dinas Perikanan dan Kelautan sudah 3 tahun berhasil membudidayakan udang vaname dan hasilnya juga cukup memuaskan.

”Pelatihan ini nantinya akan dapat membantu mengembangkan dan meningkatkan budidaya udang Vaname di Kota Tidore Kepulauan yang saat ini proseknya semakin baik,” Ungkap Capt. H.  Ali Ibrahim

Walikota yang juga sebagai Ketua Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) berharap kegiatan ini dapat mentransfer teknologi dalam memproduksi udang dengan kualitas yang tinggi pada kelompok masyarakat baik yang sudah dibina maupun yang belum dapat ditingkatkan lagi sosialisasi untuk hal tersebut. Agar Visi Saya bersama Wakil Walikota Muhammad Sinen yakni Membangun Masyarakat Sejahtera Menuju Tidore  Jang Foloi dapat kita wujudkan, salah satu caranya melalui budidaya udang vaname.

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku Utara  Abdullah Assagaf mengatakan sesuai program DKP untuk komoditi unggulan selain tuna, tongkol dan cakalang juga budidaya udang vaname dan rumput laut juga saat ini sedang dikembangkan.

”Alhamdulillah dengan hasil kajian dari teman-teman  pusat kajian akuakultur ini menjadi suatu rangsangan bagi DKP Provinsi maupun Kota, karena ini juga bisa untuk menyalurkan sarana bantuan dalam pemberdayaan masyarakat dengan anggaran yang efesiensi,” kata Abdullah Assagaf.

Ketua panitia kegiatan Thamrin Ali Ibrahim kepada RRI Rabu (28/7/2021) mengatakan, gerakan pusaka ini dilakukan di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku utara dan sampai saat ini empat Kabupaten yang telah didatangi dan melakukan kegiatan pelatihan sekaligus dilanjutkan dengan pendampingan bersama masyarakat.

Gerakan pusaka ini ini memastikan bahwa kegiatan ini terus berbasis kepada masyarakat sehingga masyarakat yang menjadi lokus perhatian dalam pembangunan, untuk itu pusat kajian akuakultur berkomitmen untuk terus melaksanakan pendampingan yang insentif serta melakukan pendampingan yang kuat terhadap kegiatan masyarakat yang ada di Kota Tidore.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00