Kemenag Tikep Laksanakan Pembinaan dan Evaluasi Pengelola BOP KUA 2020

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad saat buka kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Biaya Operasional KUA (Foto : Dok.RRI)
Para peserta Pembinaan dan Evaluasi Biaya Operasional KUA (Foto : Dok.RRI)
Suasana kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Biaya Operasional KUA 2020 (Foto : Dok.RRI)

KBRN, Tidore : Para Pengelola Biaya Operasional (BOP) dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Kamis (19/11/2020) mengikuti kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Biaya Operasional KUA.

Kegiatan yang dilaksanakan Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan tersebut dipusatkan di Aula Ikhlas Beramal Kantor Kemenag Kota Tikep.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan H. Ibrahim Muhammad kepada RRI usai kegiatan minta seluruh Kepala KUA untuk selalu mendukung dan mengawal program yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan terutama pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negera (ASN) di wilayah kerja masing-masing mengingat KUA di setiap kecamatan merupakan garda terdepan pelayanan di masyarakat.

”Seluruh KUA hendaknya dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan BOP KUA sehingga terlaksana secara efektif dan efisien,” Ungkap H. Ibrahim Muhammad.

Pada era reformasi birokrasi saat ini kata H. Ibrahim Muhammad, akuntabilitas dan transparansi menjadi sesuatu yang wajib dilakukan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan hanya pada pengelolaan keuangan tetapi juga kinerja sebagai ASN.

Akuntabilitas dan transparansi adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga marwah dan wibawa sebagai ASN, sehingga dapat melaksanakan kewajiban dengan layanan terbaik dan semangat untuk terus berprestasi, tegasnya.

KUA sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, dengan menerapkan pelayanan yang diberikan dapat terukur dalam proses dan ketepatan waktu sehingga akan mempercepat pelayanan yang ada.

Sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama KUA harus mencerminkan layanan prima dengan memberikan kenyamanan dan keamanan serta kepuasan yang dibutuhkan masyarakat dalam menerima pelayanan yang diberikan.

Dalam melaksanakan kegiatan ditegaskan oleh H. Ibrahim Muhammad hal yang tidak kalah penting yaitu penerapan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum maupun sesuah melaksanakan kegiatan sehingga dapat menghindari dari Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00