Menko Polhukam Launching Model Kota Tanpa Pungli di Maluku Utara

KBRN, Ternate: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Manko Polhukam-RI) Mahfut MD, Kamis (19/11/2020), launching model kota tanpa Pungutan Liar (Pungli) di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut).

Launching kota bebas pungli oleh Mahfut MD ini, berlangsung di Sahid Bella Hotel Ternate ini diawali dari Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sebagai bentuk untuk menekan adanya kasus korupsi sekaligus mempercepat membangun transformasi digital yang harus diarahkan dalam konteks pengawasan birokrasi pemerintah yang harus semakin efektif dan semakin efisien. 

Mekopolhukam, Mahfut MD kepada RRI dan sejumlah wartawan menjelaskan, terbentukanya Halmahera Barat sebagai Kota bebas pungli ini sangat bagus, karena jika pencanangan ini berhasil maka pungli akan menjadi sangat minimal.

“Mungkin saja masih ada yang bocor-bocor, kan namanya juga pilot project, dan selama dia pada masa tertentu nanti diperbaiki instrumennya,” ungkap Mahfut.

Menko Polhukam Didampingi Gubernur dan Irwasda Usai Launching Model Kota Tanpa Pungli di Malut (Dok: Istimewa)

Menurutnya, Indonesia saat ini memang memiliki masalah besar, yakni masalah rumitnya birokrasi dan tumpang tindih-nya peraturan termasuk masalah pungli.

“Ini sudah coba dijawab pemerintah dengan langkah-langkah, baik menata birokrasi dalam bentuk Omnibus Law, menyederhanakan eselonisasi struktur pemerintahan serta membuat i-Government,” katanya.

Bagian ini kata dia, sudah mulai dicoba yang dihasilkan dari studi salah satu perwira Polda Maluku Utara (Malut) yakni Kombes Pol Dicky Kusumawardana dan ini akan diujicoba dan dijadikan pilot project di Kabupaten Halbar.

“Kita semua akan menuju kesana, karena kalau kedepan masih lelet dan korup, bertele-tela dan tidak ada penataan regulasi dan tidak ada pemerintahan yang berdasar digital dan biarkan pungli maka kita (Indonesia) akan kala jauh dari negara lain,” akunya.

Gubernur Malut Terima Cendera Mata dari Manko Polhukam (Dok: Istimewa)

Sesuai dengan arahan presiden Joko Widodo kata Mahfut MD, di dunia ini tidak ada negara kecil atau negara besar jika dilihat dari sisi kemajuan, karena yang ada hanya hanyalah negara cepat dan tidak cepat.

“Kalau negara cepat maka dia akan dan bukan soal kecil atau besar,maka itu kita saat ini sedang menuju diarah kecepatan,” jelasnya.

Dengan launching kota bebas pungli ini, dirinya berharap kedepan bisa dijalankan dan diterapkan di seluruh Kabupaten/Kota di Malut termasuk daerah di Indonesia sehingga birokrasi pemerintah semakin efektif dan semakin efisien. 

Launching kota bebas pungli di Malut oleh Menkopolhukam ini, dihadiri langsung Gubernur Malut, Abdul Ghani Kasuba, Pj. Bupati Halbar, Walikota Ternate dan Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) tingkat Provinsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00