Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Expo Teknologi Kepolisian dan UMKM di Maluku Utara

Forkompimda Malut dan Ternate saat Membuka Secara Resmi Expo Teknologi Kepolisian dan UMKM di Kota Ternate (Dok: Istimewa)

KBRN, Ternate: Pemerintah Provinsi Utara berharap, expo teknologi kepolisian dan UMKM di Maluku Utara bisa mendorong para UMKM se-Kabupaten dan Kota untuk lebih maju dan bisa bersaing dengan produk dalam negeri maupun diluar negeri.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekprov) Maluku Utara, Syamsuddin Abdul Kadir dalam kegiatan Open Ceremony expo teknologi kepolisian dan UMKM yang dilaksanakan Polda Malut, dalam rangka hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 dilapangan Salero Ternate, Rabu (6/7/2022).

Sekprov mengatakan, pengembangan UMKM di daerah seperti yang dilaksanakan Polda Maluku Utara ini, sudah sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo terkait dengan kampanye bangga buatan Indonesia.

Bangga buatan Indonesia yang sejalan dengan expo yang dilaksanakan Polda ini kata Sekprov, selaras dengan harapan Presiden untuk mendorong UMKM dalam tiga hal yakni, produk UMKM harus semakin banyak, produksi UMKM juga harus semakin banyak dan produk UMKM harus sampai pada tingkat expor.

Permasalahan yang terjadi di Malut saat ini adalah produk UMKM masih belum masuk dalam platform digital.

Untuk itu dengan expo teknologi kepolisian kedepan bisa lebih mendorong UMKM untuk bisa lebih bersaing dalam memasarkan produk lokal melalui platform digital sesuai dengan perkembangan jaman.

“Dengan expo ini kita harap, masyarakat bisa bersama-sama mendorong UMKM untuk bisa lebih berkembang dan maju,” tuturnya.

Baca juga: Tampilkan 61 Stand, Besok Malam Ada Band Akan Hibur Warga Malut di Expo Kepolisian

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara Irjen (Pol) Risyapudin Nursin dalam sambutannya mengatakan, expo kepolisian yang dilaksanakan ini melibatkan pelaku UMKM yang ada di Maluku Utara karena para UMKM sangat perlu mendapat dukungan dari TNI-Polri dan instansi pemerintah daerah maupun vertikal

“Kita bersama-sama akan terus membantu UMKM untuk tumbuh kembali dengan sistem digitalisasi dalam berbelanja melalui elektronik,” katanya.

Kapolda juga berharap, dengan langkah ini akan bisa meningkatkan perekonomian maupun hasil produksi 2 hingga 3 persen.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari mulai dari malam ini hingga tanggal 9 Juli 2022,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak kepada pemerintah daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupten dan Kota serta stekholder lain di Maluku Utara untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya untuk mendukung sekaligus meningkatkan UMKM yang ada di Maluku Utara.

“Saya minta semua unsur baik TNI-Polri maupun pemerintah untuk saling mengajak keluarga, teman agar bisa berbelanja produk UMKM yang sudah ditampilkan dengan menggunakan aplikasi digital sehingga seluruh kegiatan ini tanpa disadari kita sudah memberikan kontribusi yang maksimal didalam pertumbuhan ekonomi secara nasional maupun di Malut,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Malut yang juga ketua panitia kegiatan expo, Kombes Pol Tri Setyadi Artono dalam laporannya mengatakan, 61 stand yang  ditampilkan pada expo tekonologi Kepolisian dan UMKM tersebut, 10 stand milik Polda Malut, 9 stand milik Polres jajaran dan pemerintah daerah, 2 stand dari Bhayangkari serta 40 stand dari UMKM mitra dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dinas pendidikan, dinas perdagangan, Koperasi dan UMKM serta mitra koperasi dari BRI dan BI Malut.

"Terimakasih banyak kepada para pihak yang sudah ikut membantu sehingga pelaksanaan kegiatan expo ini bisa berjalan dengan malam ini," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar