Praktisi Hukum Halut Minta Kejari Terus Awasi Dugaan Kasus korupsi

Tandri L Pakarang, Praktisi Hukum

KBRN, Tobelo: Meskipun Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, sudah gencar mengungkap sejumlah kasus dugaan korupsi di wilayah pada beberapa bulan terakhir tahun 2022 ini. Namun, desakan masih saja datang dari pihak praktisi hukum. Dimana, mereka meminta agar lembaga Kejaksaan Halut tetap serius mengawasi sejumlah kasus dugaan korupsi.

Tandri L Pakarang, salah satu Praktisi Hukum Halmahera Utara, meminta agar pihak Kejaksaan Halmahera Utara, tetap secara serius mengawal sejumlah laporan kasus dugaan korupsi yang sudah dilaporkan.

“Kami meminta pihak Kejaksaan tetap serius dalam mengawal kasus dugaan korupsi, karena selain Polri. Kejaksaan juga punya tugas mengawasi itu,” tegas Tandri.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara, Agus Wirawam Eko Saputro, saat dikonfirmasi mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya masih tetap konsisten dalam menangani sejumlah kasus dugaan korupsi di Halmahera Utara yang sudah dilaporkan dan diterima laporannya.

“Sejumlah kasus tetap ditangani dan kalau sudah masuk laporannya kami akan cek satu persatu,” ujar Agus.

Agus bilang, belum lama ini dibeberapa hari kemarin, selain ada penahanan para terduga koruptor, juga ada satu kasus dana desa diwilayah Kecamatan Kao Utara Kabupaten Halmahera Utara, juga tengah dilakukan penyelidikan oleh Tim Jaksa Kejari setempat.

“Kami baru saja menaikkan kasus dugaan dana desa ke penyelidikan Pidsus, yang sebelumnya di tangani bidang intelijen,” akuinya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar