Sudarno Taher: Tata Kelola Pasar di Ternate Sangat Terburuk

Anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Sudarno Taher

KBRN, Ternate: Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menilai, pengelolaan pasar di Kota Ternate sangat terburuk sepanjang pemerintahan Tauhid Soleman-Japri Usman, dengan ibarat penyakit kanker stadium tiga.

Hal ini terlihat pasar yang ada di Kelurahan Sasa yang semrawut, yang sudah dibangun namun belum difungsikan sehingga menjadi terbengkalai.

“Kalau saya kategorikan semacam penyakit kanker yang sudah stadium tiga,” sentil anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Sudarno Taher.

Sudarno menilai sebagai instansi berwenang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate belum tegas menjalankan salah satu tugasnya sebagai pengelola pasar. 

“Di pasar Sasa misalnya, banyak pedagang masih berjualan di pinggir-pinggir jalan, termasuk para penjual ikan. Hal ini selain menambah semrawutnya tata kelola pasar, juga tentu menggangu aktifitas lalulintas,” kesalnya.

Ia menambahkan, contoh sekarang di pasar Keluarahan Sasa, banyak pedagang berjualan ikan di jalan-jalan. Kami sudah menyampaikan ulang-ulang tetapi tidak ada langkah dari pemerintah.

“Meski capaian PAD oleh Disperindag Kota Ternate sudah baik, akan tetapi sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab, Disperindag harusnya lebih tegas sehingga ke depan pengelolaan pasar menjadi baik,” harapnya.

“Jadi tidak perlu dibanggakan, itu sudah seharusnya tercapai. Jadi pekerjaan rumah Disperindag saat ini adalah bagaimana fungsikan pasar yang sudah dibangun tapi belum ditempati itu,” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar