Satu Jemaah Calon Haji Kloter 11 Asal Ternate Resmi Tunda Keberangkatan

Sedek Tuasikal saat tanda tangan pernyataan penundaan keberangkatan akibat kondisi kesehatan tidak mengizinkan (Dok.PPIHD Malut)
Ketua PPIHD Maluku Utara H. Amar Manaf saat bersama Sedek Tuasikal di Rumah Sakit dr. Wahidin Sudirohusodo (Dok. PPIHD Malut)

KBRN, Makassar : Sedek Tuasikal (59) Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 11 Provinsi Maluku Utara asal Kota Ternate yang menderita sakit ketika berada di Asrama Haji Sudiang Makassar dan harus dirawat intensif di Rumah Sakit dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar resmi menyatakan diri menunda keberangkatan tahun depan.

Pernyataan penundaan berangkat tersebut dengan membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh yang bersangkutan disaksikan Kepala Subbag Tata Usaha sekaligus Ketua PPIHD Maluku Utara H. Amar Manaf bersama Kabid PHU H. Ridwan Kharie, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate Amir Tomagola, Sekretaris PPIHD Maluku Utara H. Mustakim S. Pua, Kabag Kesra Pemkot Ternate H. Muhammad Ichsan di ruang perawatan kamar 212 Rumah Sakit dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. 

Kepala Subbag Tata Usaha sekaligus Ketua PPIHD Maluku Utara H. Amar Manaf kepada rri.co.id Senin (27/6/2022) mengatakan, dengan sadar akan kondisi kesehatan yang dialami, jemaah asal Ternate Sedek Tuasikal yang masih sementara dirawat di rumah sakit dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar telah membuat pernyataan tanpa ada paksaan untuk menunda keberangkatannya pada tahun depan karena masih dalam kondisi sakit. 

"Memang setelah ada pemunduran diri dapat diganti dengan jemaah haji cadangan, namun telah dihubungi 10 Kepala Kantor Kemenag Kabupaten kota tidak ada yang bersedia untuk ganti, sehingga jatah Maluku Utara diganti oleh Sulawesi Selatan," ungkap H. Amar Manaf.

Jika ada jemaah dari Maluku Utara yang mau mengganti akan diikutkan bergabung dengan Jemaah Calon haji Kloter lain embarkasi Makassar yang masih akan Berangkat sampai tanggal 29 Juni 2022 Kloter 19 yang terakhir dan setelah nanti tiba di tanah suci baru bergabung dengan Kloter 11, namun tidak ada sehingga diambil oleh Sulawesi Selatan.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate Amir Tomagola mengatakan, dirinya akan tetap menemani bapak Sedek Tuasikal yang masih sementara dirawat di rumah sakit dr. Wahidin Sudirohusodo bersama H. Tahmid Abu akar hingga kondisinya membaik baru dibawa pulang ke Ternate.

"Saya belum akan kembali ke Ternate untuk mendampingi bapak Sedek Tuasikal yang masih sementara dirawat di rumah sakit dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, sebagai bentuk tanggung jawab hingga nantinya kondisi membaik dan bawa kembali pulang ke Ternate," tutup Amir Tomagola. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar