Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf Buka Konferwil IV NU Maluku Utara

Suasana Pembukaan Konferensi Wilayah IV Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku Utara oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf melalui zoom (Dok.RRI)
penandatangan penyerahan pengelolaan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) dari Yayasan Al Insan Khalaqam Nusantara Ikatan Alumni PMII kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku Utara (Dok.RRI)
penyerahan biaya operasional Unutara sebesar 100 juta rupiah dari Pengurus Besar Nahdalatul Ulama H. Abdullah Latupada diserahkan kepada kepada Rektor Unutara Nasir Tamalene (Dok.RRI)

KBRN, Ternate : Konferensi Wilayah IV Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku Utara masa Khidmat 2022 – 2027 dengan tema Memperteguh Nilai Aswaja, Mengokohkan Komitmen Kebangsaan dan Pemberdayaan Ummat Sabtu (28/5/2022) dilaksanakan selama 2 hari dipusatkan di Asrama Haji Transit Ngade Ternate.

Pelaksanaan Konferensi Wilayah tersebut dibuka Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf melalui zoom dan dihadiri pula salah satu Ketua PBNU H. Aabdullah Latupada, Sekda Maluku Utara Syamsuddin Abdul Kadir, Forkompinda Maluku Utara, Wakil Walikota Ternate Jusri Usman serta Pengurus Cabang NU Kabupaten Kota.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH. Yahya Cholil Staquf saat membuka Konferwil menyampaikan rasa gembira di dalam konferensi ini para kader NU  dapat melanjutkan kepemimpinan untuk 5 tahun yang akan datang. Karena itu kepada peserta Konferensi diharapkan harus bersungguh-sungguh memanfaatkan serta menjalankan proses regenerasi kepemimpinan Pengurus Wilayah NU Maluku Utara.

”Saya ingatkan kepada semua kader NU Maluku Utara nantinya kepengurusan yang dihasilkan dalam Konferensi ini meskipun kepengurusan ini sudah baik tetapi yang akan datang harus lebih baik dari sebelumnya,” ungkap KH. Yahya Cholil Staquf

Pengurusan yang akan datang kata KH. Yahya Cholil Staquf diperhadapkan dengan banyak program yang harus dilaksanakan untuk pemberdayaan dan membangun ummat, sehingga kepengurusannya harus lebih baik karena tidak akan sama beban yang ditanggung bagi kepengurusan yang baru.

Sementara itu Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Daerah Syamsudin Abdul Kadir mengharapkan melalui Konferensi Wilayah dapat memenuhi amanat dan konstitusi organisasi  sekaligus dapat merumuskan kebijakan organisasi sekaligus melakukan proses regulasi dan restrukturisasi kepengurusan.

Ketua Umum PWNU Maluku Utara H. Sarbin Sehe saat menyampaikan laporan mengatakan, pelaksanaan Konferwil ini berlangsung dua hari dan semua peserta dari 10 kabupaten kota siap mengikuti Konferwil.

Untuk itu diharapkan dalam konferensi ini dapat menghasilkan kepengurusan melalui proses regulasi dan aturan yang sudah ditetapkan.

Sesuai informasi yang diperoleh rr.co.id bakal calon yang bertarung dalam Konferensi Wilayah NU yang mencuat ada 6 calon Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Maluku Utara diantaranya Sekretaris PWNU Maluku Utara H. Abubakar Abdullah, Ketua DPC NU Kota Ternate H. Abdurahman, Wakil Ketua PWNU Maluku Utara H. Amar Manaf,  juga Ketua DPC NU Halmahera Tengah, Pulau Morotai serta Ketua ISNU Maluku Utara.

Pada pelaksanaan pembukaan juga dilakukan penandatangan penyerahan pengelolaan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) dari Yayasan Al Insan Khalaqam Nusantara Ikatan Alumni PMII kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Maluku Utara serta penyerahan biaya operasional Unutara sebesar 100 juta rupiah dari Pengurus Besar Nahdalatul Ulama H. Abdullah Latupada diserahkan kepada kepada Rektor Unutara Nasir Tamalene .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar