Reforma Agraria Wamen ATR/BPN RI Kunjungi Pulau Maitara dan Kota Tidore

Wamen ATR/BPN RI Surya Tjandra didampingi Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat pertemuan dalam kunjungan kerja di Tidore (Dok.Humas Tikep)

KBRN, Tidore : Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia Surya Tjandra Rabu (25/5/2022) melakukan kunjungan kerja di Kota Tidore Kepulauan.

Kunjungan kerja yang dilakukan tersebut dalam rangka Reforma Agraria di Kota Tidore Kepulauan salah satunya di Pulau Maitara.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wamen Argaria dan Tata Ruang BPN RI Surya Tjandra mengunjungi Pulau Maitara terlebih dahulu sekaligus berdialog dengan Kepala Desa bersama Kelompok Usaha di Pulau Maitara.

Dialog yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut membicarakan terkait persoalan tanah yang sudah ditempati masyarakat Pulau Maitara namun ternyata masuk Kawasan Hutan.

Sementara tanah yang masuk kawasan hutan tidak terbaca oleh sistem aplikasi di BPN, sehingga proses penerbitan administrasi sertifikat tanah mengalami kendala. Hal tersebut diungkapkan oleh Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara Abdul Aziz dalam dialog yang berlangsung di kawasan pariwisata Pulau Maitara.

”Beberapa tanah yang belum diterbitkan sertifikat dikarenakan data tidak terbaca di sistem aplikasi, karena tanah yang masuk kawasan hutan tidak bisa disertifikatkan, Namun tanah tersebut sudah ditempati oleh Masyarakat sejak lama, sehingga solusinya bisa diusulkan untuk dibebaskan kembali melalui Pemerintah Daerah,” ungkap Abdul Aziz.

Sementara Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia Surya Tjandra mengatakan, Kehadirannya bukan tanpa sepengetahuan akan tetapi kehadirannya di Maluku Utara terkhusus Kota Tidore Kepulauan dan di Pulau Maitara karena mengerti permasalahan terkait Reforma Agraria.

”Hal tersebut jadi persoalan kami dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami sudah mengupayakan untuk membuat diskusi dalam hal persamaan persepsi, namun perlu waktu karena mereka terkunci dengan aturan yang mereka buat sendiri, sementara kita pun dikejar target,” ujar Surya Tjandra.

Menurut Wamen yang terpenting untuk Pulau Maitara masih bisa dipakai, masih bisa dibudiyakan, terkait sertifikat cepat atau lambat akan menyusul, yang terpenting masyarakat masih bisa menyesuaikan. Dan nanti perubahan-perubahan segalanya kita perlu dukungan dari Pemerintah Daerah.

”Karena permohonan supaya ada pelepasan dari kawasan dengan pertimbangan bahwa kenyataannya bukan hutan tapi sudah pemukiman dan ada budidaya masyarakat itu datang dari Kepala Daerah, kami sifatnya menunggu, dengan program reforma agraria itu merupakan salah satu upaya yang bisa kami usahakan,” Imbuh Surya Tjandra

Usai melakukan dialog, rombongan Wamen ATR/BPN RI kemudian bertolak dari Pulau Maitara menuju Kota Tidore Kepulauan. Rombongan Wamen didampingi Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintah Marjan Djumati, Kepala Desa Maitara Tengah Muchlis Malagapi dan sejumlah Pimpinan OPD terkait.

Setibanya di Kota Tidore rombongan Wamen ATR/BPN RI Surya Tjandra di jemput Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen di Pelabuhan Trikora Kelurahan Goto selanjutnya rombongan Wamen ATR/BPN RI kemudian mengunjungi Kantor Perwakilan ATR/BPN Kota Tidore untuk menerima jamuan makan siang.

Disela-sela kunjungan Wamen ATR/BPN ini juga dilangsungkan peresmian ruang serbaguna Kantor perwakilan ATR/BPN Kota Tidore yang diberi nama Maitara 22. Usai makan siang, Rombongan Wamen melanjutkan pertemuan dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di Ruang Rapat Walikota.

Dalam pertemuan tersebut Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen meyampaikan selamat datang di Kota Kecil yang telah meraih adipura delapan kali berturut-turut dan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

”Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore kami sangat menyambut baik kehadiran Bapak Wamen bersama rombongan di Kota Tidore kecil ini,” ujar Muhammad Sinen

Wakil Walikota dua periode ini juga berharap agar kehadiran Wamen di Kota Tidore terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tidore baik dari ATR/BPN RI maupun Kantor perwakilan ATR/BPN Kota Tidore untuk sama-sama mensejahterakan masyarakat Kota Tidore melalui reforma agraria.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar